BREAKING NEWS

Polres Sampang Berhasil Amankan Ringkus Tiga Pelaku Rudapaksa Di Wilayah Hukumnya.

SAMPANG || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Aparat Kepolisian Resor (Polres) Sampang bergerak cepat meringkus tiga remaja di bawah umur yang nekat melakukan aksi pemerkosaan terhadap seorang siswi di dalam toilet sekolah. Ketiga pelaku dibekuk petugas tanpa perlawanan di kediaman masing-masing usai video keji aksi mereka beredar luas.

​Pengungkapan kasus ini dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Sampang, AKBP Anang Hardiyanto, saat menggelar konferensi pers pada Kamis (10/9/2026). Ia menegaskan bahwa aksi bejat tersebut terjadi pada Kamis (3/9/2026) lalu, seusai jam kegiatan belajar mengajar di sekolah usai.
​“Pelaku melancarkan aksinya usai jam pelajaran sekolah,” ujar AKBP Anang Hardiyanto di hadapan awak media.

​Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ketiga pelaku masing-masing berinisial MR (13), F (14), dan RP (15). Sedangkan korban berinisial M (13) yang merupakan teman sebaya mereka. Dua pelaku diketahui merupakan teman satu sekolah korban, sementara satu pelaku lainnya berasal dari sekolah berbeda.

Kronologi Kejadian
​Aksi keji ini bermula saat korban M hendak melangkah pulang ke rumah. Di tengah jalan, korban mendadak dicegat oleh ketiga pelaku yang langsung memegangi tangannya secara paksa. Tanpa daya, korban diseret masuk ke dalam toilet salah satu SMP di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur—yang merupakan lokasi sekolah korban sendiri.

​Di dalam toilet yang sempit itu, korban diancam dan dikunci pergerakannya sehingga tidak mampu membela diri. Para pelaku telah membagi peran masing-masing dalam menjalankan aksi tak terpuji tersebut:
• ​MR (13): Memegangi tangan korban sekaligus merekam seluruh kejadian menggunakan ponselnya.
• ​F (14): Bertugas memegangi kedua kaki korban agar tidak bisa bergerak.
• ​RP (15): Bertindak sebagai eksekutor utama yang melakukan persetubuhan secara paksa terhadap korban.

​“Pelaku F bertugas memegang kaki korban, dan eksekutor utama yang melakukan persetubuhan adalah pelaku RP,” terang AKBP Anang.
​Setelah melampiaskan aksi bejatnya, ketiga pelaku melenggang pergi dan meninggalkan korban seorang diri di lokasi kejadian. Korban yang mengalami trauma berat dan syok mendalam langsung pulang ke rumah sembari menangis histeris.

Sebar Video Hingga Terbongkar
​Aksi jahat para pelaku tidak berhenti sampai di situ. Rekaman video pemerkosaan yang diambil oleh pelaku MR ternyata disebarluaskan hingga akhirnya diketahui oleh orang tua korban. Terkejut dan tidak terima atas perlakuan keji yang menimpa buah hatinya, pihak keluarga langsung mendatangi Markas Polres Sampang untuk membuat laporan resmi.

​Mendapat laporan tersebut, tim penyidik bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku di rumahnya masing-masing.
​Saat ini, ketiga remaja di bawah umur tersebut telah mendekam di Mapolres Sampang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi terus melakukan pendalaman guna mengusut tuntas motif serta mendalami kemungkinan adanya kasus serupa yang pernah dilakukan oleh para pelaku.

Tirta / Redaksi 


Posting Komentar