BREAKING NEWS

Ribuan Masa Buruh Yang Tergabung Dalam Sekber Gelar Aksi Demo Damai, Sampaikan 7 Tuntutan

GRESIK || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID-
Ribuan elemen buruh yang tergabung bersama Sekber Kabupaten Gresik menggelar aksi damai turun ke jalan pada Kamis (8/10/2026). Aksi unjuk rasa ini dipusatkan di depan Kantor Bupati Gresik serta Kantor BPJS Ketenagakerjaan guna menyuarakan perlindungan hukum, perbaikan layanan, dan peningkatan kesejahteraan pekerja.

​Dengan membawa bendera organisasi, atribut aksi, serta spanduk berisi poin tuntutan, massa aksi bergerak secara tertib dan kondusif.

​Ketua KSPSI Kabupaten Gresik, Imam Syaifudin, S.H., menegaskan bahwa aksi ini murni penyampaian aspirasi atas berbagai persoalan ketenagakerjaan di Kota Santri yang belum kunjung menemui titik terang.

​"Kami turun ke jalan bukan untuk membuat keributan, melainkan hadir secara damai demi memperjuangkan hak serta kesejahteraan para pekerja di Kabupaten Gresik," tegas Imam Syaifudin.

​Dalam aksinya, para buruh mengajukan 7 Tuntutan Utama:

​Pengesahan UU Perlindungan Ketenagakerjaan yang berkeadilan dan menyejahterakan kaum buruh.

​Penegakan Hukum Ketenagakerjaan secara tegas dan berkeadilan di wilayah Kabupaten Gresik.

​Kenaikan UMK 2027 sebesar 10% dari besaran UMK tahun 2026.

​Peningkatan Layanan BPJS Kesehatan, mencakup mutu pelayanan, kemudahan akses, jaminan keaktifan kartu, serta penghapusan segala bentuk diskriminasi.

​Pencabutan Izin Perusahaan Outsourcing yang melanggar dan tidak menunaikan hak-hak normatif pekerja.

​Evaluasi Pertumbuhan Ekonomi oleh BPS agar persentase pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gresik dihitung secara riil sesuai kondisi lapangan.

​Penghapusan Pajak Buruh, khususnya pajak atas pesangon, THR, dan Jaminan Hari Tua (JHT).

​Pihak buruh berharap Pemerintah Kabupaten Gresik merespons konkret aspirasi tersebut, mengingat Gresik merupakan salah satu basis kawasan industri terbesar di Jawa Timur.

​Aksi tersebut berakhir dengan aman, lancar, dan bermartabat tanpa mengganggu stabilitas keamanan wilayah setempat.

Aa / Redaksi 


Posting Komentar