BREAKING NEWS

Niat Hati Berangkat Ziarah Namun Pulang Jadi Jenazah: Jamaah Ziarah Asal Gresik Meninggal Mendadak di Bus Saat Ziarah ke Makam Gus Dur

Jombang- BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Seorang jamaah ziarah asal Kabupaten Gresik meninggal dunia secara mendadak di dalam bus rombongan saat berada di area parkir Kawasan Wisata Religi (KWR) Makam Gus Dur, Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Minggu (16/11/2025) siang.

Kapolsek Diwek, AKP Darul Hudha, menyampaikan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, sesaat setelah rombongan sampai di lokasi.

"Kejadiannya sekitar pukul 12.30, saat rombongan baru saja tiba. Kami menerima laporan adanya seorang jamaah yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam bus," ujar AKP Darul Hudha.

Korban diketahui bernama Suwanto (60), warga Desa Manganti RT 06 RW 03 Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Ia datang bersama rombongan ziarah menggunakan Bus Nila Trans dengan nomor polisi W 7570 UO.

Mengeluh Sesak Napas Saat Rombongan Tiba
Sebelum menuju Tebuireng, rombongan terlebih dahulu berziarah ke makam Mbah Sulaiman di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung. Setibanya di area parkir makam Gus Dur sekitar pukul 12.00 WIB, sebagian jamaah turun untuk berziarah, namun korban memilih tetap berada di dalam bus karena kondisi kesehatan menurun.

Istri korban, Yanik (59), yang turut mendampingi, mengatakan suaminya mengeluh sesak napas dan meminta bantuan jamaah lain untuk memanggil pertolongan medis.

"Rencananya, korban akan dibawa ke rumah sakit. Namun kondisi almarhum semakin melemah dan dinyatakan meninggal sebelum sempat dievakuasi," jelasnya.

Diduga Serangan Jantung, Keluarga Menolak Autopsi
Petugas kepolisian bersama Unit Identifikasi Polres Jombang dan tenaga medis melakukan pemeriksaan awal. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Diperkuat keterangan keluarga bahwa korban memiliki riwayat sesak napas. Diduga kuat korban meninggal karena serangan jantung," jelas Kapolsek Diwek.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dibawa pulang ke Gresik.

"Jenazah langsung dibawa ke Gresik, rombongan juga kembali ke Gresik," pungkasnya.

Husna / Redaksi 

Posting Komentar