Babinsa Cerme Turun ke Penggilingan Padi Dungus, Sinergi TNI dan Pelaku Usaha Perkuat Ketahanan Pangan Desa
Gresik — BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Komitmen TNI dalam mempererat kemanunggalan dengan rakyat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa.
Hal tersebut tercermin dalam kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang dilakukan Babinsa Koramil 0817/08 Cerme bersama pelaku usaha penggilingan padi di Desa Dungus, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Sabtu (20/12/2025).
Kegiatan komsos berlangsung di tempat usaha penggilingan padi milik H. Abubakar, salah satu warga binaan yang bergerak di sektor pengolahan hasil pertanian.
Babinsa Cerme, Sertu Imam S., berdialog langsung dengan pemilik usaha guna mengetahui secara riil proses penggilingan padi, ketersediaan bahan baku, hingga berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha di lapangan.
Sertu Imam menegaskan bahwa komsos merupakan sarana penting untuk membangun komunikasi dua arah antara TNI dan masyarakat, khususnya dalam sektor strategis seperti pertanian dan pengolahan hasil panen.
“Usaha penggilingan padi memiliki peran vital dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Karena itu, kualitas beras dan kebersihan lingkungan kerja harus terus dijaga agar hasil produksi tetap baik dan layak konsumsi,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk pendampingan dan perhatian nyata TNI terhadap aktivitas ekonomi warga binaan.
“Melalui komunikasi sosial ini, kami ingin mengetahui langsung kondisi warga sekaligus memberikan motivasi agar usaha yang dijalankan terus berkembang dan mampu menopang perekonomian desa,” tambah Sertu Imam.
Apresiasi LPK-RI DPC Gresik
Atas kegiatan tersebut, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) DPC Kabupaten Gresik, Gus Aulia, menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif Babinsa yang turun langsung mendampingi pelaku usaha penggilingan padi di tingkat desa.
“Kami mengapresiasi langkah Babinsa Cerme yang hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya mendampingi pelaku usaha penggilingan padi. Ini menunjukkan peran TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut mengawal ketahanan pangan serta memastikan usaha masyarakat berjalan sehat, higienis, dan berpihak pada kepentingan konsumen,” tegas Gus Aulia.
Menurutnya, sinergi antara TNI, pelaku usaha, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kualitas produk pangan yang beredar, sekaligus melindungi hak konsumen agar memperoleh beras yang layak dan aman dikonsumsi.
“Pendampingan seperti ini perlu terus dilakukan secara berkelanjutan agar sektor pangan desa semakin kuat, berdaya saing, dan mampu menopang stabilitas ekonomi lokal,” pungkasnya.
Kegiatan komsos tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat.
Diharapkan, kehadiran Babinsa mampu memberikan rasa aman serta menumbuhkan semangat bagi para pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas sehari-hari demi mendukung ketahanan pangan dari tingkat desa.
HDK Kabiro/ Redaksi
