BREAKING NEWS

Hari Ibu ke-97 di Gresik: Organisasi Perempuan Raih Penghargaan, Pemkab Tegaskan Komitmen Perlindungan Perempuan dan Anak

Gresik — BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Momentum Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 di Kabupaten Gresik dimanfaatkan sebagai ajang penguatan komitmen bersama dalam perlindungan perempuan dan anak, sekaligus pengakuan atas kontribusi nyata organisasi perempuan dalam pembangunan daerah.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan seminar bertajuk “Pengembangan Karakter Anak melalui Implementasi Disiplin Positif di Lingkungan Keluarga”, yang digelar di Perumahan Dinas Wakil Bupati Gresik, Jalan Basuki Rahmat No. 6–24, Bedilan, Kebungson, Kecamatan Gresik, Minggu (21/12/2025), mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., M.M., M.H.P., Anggota DPRD Kabupaten Gresik Fraksi Gerindra Hj. Nur Saidah, S.E., M.M., Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Ricke Mayumi, M.Si., dr. Shinta Puspitasari, serta jajaran PIRA (Perempuan Indonesia Raya) se-Kabupaten Gresik.

Dalam sambutannya, dr. Shinta Puspitasari menegaskan bahwa pembentukan karakter anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan terdekat, khususnya keluarga.

Menurutnya, keluarga memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai moral, keteladanan, kedisiplinan, serta rasa aman yang menjadi fondasi tumbuh kembang anak.
“Disiplin positif di lingkungan keluarga bukan tentang hukuman, melainkan tentang membangun karakter, empati, dan tanggung jawab anak sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik dr. H. Asluchul Alif menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik secara konsisten mendukung peran organisasi perempuan dalam berbagai program strategis, khususnya yang menyentuh isu perlindungan perempuan dan anak.

Ia menegaskan, peringatan Hari Ibu ke-97 tahun 2025 bukan sekadar seremoni, tetapi momentum reflektif untuk memperkuat peran perempuan sebagai pilar keluarga dan agen perubahan dalam pembangunan daerah.

“Pemkab Gresik melalui sinergi dengan organisasi perempuan telah menyelenggarakan berbagai kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang ramah perempuan dan anak,” tegasnya.

Senada, Hj. Nur Saidah, S.E., M.M., selaku perwakilan PIRA, menuturkan bahwa peringatan Hari Ibu menjadi momen penting untuk menghargai peran dan kontribusi perempuan, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, maupun pembangunan bangsa.

Menurutnya, PIRA menyambut Hari Ibu dengan semangat perjuangan dan pengabdian, sebagaimana nilai-nilai yang diwariskan oleh para tokoh perempuan Indonesia sejak masa pergerakan nasional.

Adapun tujuan spesifik PIRA dalam rangkaian peringatan Hari Ibu meliputi:
Menghargai jasa perempuan, sebagai bentuk apresiasi atas pengorbanan dan peran strategis perempuan Indonesia.
Aksi nyata kepedulian sosial, melalui kegiatan bakti sosial sebagai wujud solidaritas dan empati.

Peningkatan kompetensi perempuan, melalui berbagai kegiatan edukatif seperti lomba pidato dan penguatan kapasitas kepemimpinan.
Mempererat silaturahmi, guna memperkuat soliditas dan kebersamaan antaranggota.

Menginspirasi perempuan, agar berani berprestasi, menyuarakan aspirasi, serta saling menguatkan.

Mengingat sejarah perjuangan perempuan, sebagai tonggak kebangkitan dan persatuan kaum perempuan Indonesia dalam membangun kualitas bangsa.

Melalui kegiatan ini, organisasi perempuan di Kabupaten Gresik tidak hanya mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah, tetapi juga menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam menciptakan generasi yang berkarakter, berdaya, dan berkeadilan.

HDK Kabiro/ Redaksi 

Posting Komentar