BREAKING NEWS

INFO UPDATE MENGANTI: Langkah Nyata Peduli Gizi, Pemerintah Desa Kepatihan dan Yayasan Jaga Bumi Buka Dapur SPPG

GRESIK — BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Komitmen nyata dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat kembali ditunjukkan Pemerintah Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Bersama Yayasan Jaga Bumi, Pemdes Kepatihan secara resmi membuka Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat.

Peresmian Dapur SPPG yang berlokasi di Jalan Raya Kepatihan tersebut dilaksanakan melalui soft launching pada Jumat (23/1/2026), ditandai dengan pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya pelayanan gizi bagi anak-anak sekolah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Menganti Bagus Ari Jauhari, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman, Kepala Desa Kepatihan Dodik Suprayogi, Kepala Dapur SPPG Hanif Hajar Salihah, Ketua Yayasan Jaga Bumi beserta PIC Mitra Muhammad Fachrian Putra, serta para kepala sekolah se-Desa Kepatihan.

Dalam sambutannya, Camat Menganti Bagus Ari Jauhari menegaskan bahwa keberadaan Dapur SPPG merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kecukupan gizi anak-anak sejak dini. Ia menekankan pentingnya menjaga standar kebersihan, keamanan pangan, serta kepatuhan terhadap Standard Operating Procedure (SOP) yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Pemenuhan gizi bukan sekadar program seremonial, tetapi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegasnya.

Kepala Dapur SPPG Hanif Hajar Salihah menyatakan kesiapan pihaknya dalam menjaga mutu makanan, kebersihan dapur, serta ketepatan distribusi kepada para penerima manfaat. Ia berharap sinergi lintas sektor dapat terus terjaga demi keberlangsungan program tersebut.

Sementara itu, PIC Mitra Muhammad Fachrian Putra menjelaskan bahwa pendistribusian makanan bergizi ke sekolah-sekolah akan mulai berjalan pada 26 Januari 2026. Ia mengajak seluruh pihak, khususnya kepala sekolah dan penanggung jawab di masing-masing sekolah, untuk aktif berkoordinasi jika menemui kendala di lapangan.

Apresiasi LPK-RI: Contoh Baik Sinergi Desa dan Masyarakat

Secara terpisah, Gus Aulia, SE., SH., MM., M.Ph., selaku Ketua LPK-RI DPC Kabupaten Gresik, memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif Pemerintah Desa Kepatihan dan Yayasan Jaga Bumi dalam menghadirkan Dapur SPPG.

Menurutnya, program ini merupakan contoh konkret sinergi antara pemerintah desa dan elemen masyarakat dalam menjawab kebutuhan dasar warga, khususnya pemenuhan hak anak atas gizi yang layak.

“Kami dari LPK-RI DPC Kabupaten Gresik sangat mengapresiasi langkah ini. Dapur SPPG bukan hanya soal makanan, tetapi tentang perlindungan konsumen, kualitas layanan publik, serta tanggung jawab moral terhadap masa depan generasi bangsa,” ujar Gus Aulia.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan agar kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan tetap terjaga.

“Program yang baik harus diiringi dengan pengawasan yang kuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Dengan diresmikannya Dapur SPPG Desa Kepatihan, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan berkelanjutan, sekaligus menjadi model bagi desa-desa lain dalam memperkuat ketahanan gizi dan kesehatan anak di Kabupaten Gresik.

HDK Kabiro/ Redaksi.

Posting Komentar