Jaga Kondusivitas dari Mimbar hingga Masyarakat, Kapolres Gresik Gandeng Ulama Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim
GRESIK — BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Gresik tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penegakan hukum semata. Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, memilih jalur pendekatan yang lebih sejuk dan berakar kuat pada nilai-nilai keagamaan.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi strategis bersama jajaran Takmir Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik, Jumat (23/01/2026), usai pelaksanaan salat Jumat berjemaah. Kegiatan ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Polri mengedepankan dialog, kolaborasi, dan kearifan lokal dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Kapolres Gresik hadir didampingi Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra serta Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi. Kehadiran pimpinan kepolisian di rumah ibadah tersebut disambut hangat oleh para tokoh agama dan pengurus masjid.
Turut hadir dalam silaturahmi tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Prof. Dr. H. Abd Chalik selaku khotib Jumat, H. Chamim, Dr. H. Ahmad Jazuli, serta Ust. H. Abdullah Yazid. Suasana dialog berlangsung penuh keakraban, mencerminkan kuatnya ikatan antara aparat keamanan dan elemen keagamaan.
Dalam pertemuan itu, AKBP Ramadhan Nasution secara terbuka menyampaikan maksud kedatangannya untuk memohon doa restu sekaligus dukungan para ulama dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan di tengah dinamika masyarakat Gresik.
Ia menegaskan, peran ulama dan tokoh agama memiliki posisi strategis sebagai penjaga moral sekaligus penyejuk suasana sosial. Menurutnya, Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menciptakan rasa aman tanpa keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Tokoh agama memiliki pengaruh besar dalam menyampaikan pesan-pesan kedamaian, persatuan, dan keteduhan kepada umat. Sinergi inilah yang menjadi kunci utama terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas Kapolres.
Silaturahmi tersebut menuai apresiasi positif dari jajaran Takmir Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim. Mereka menilai kehadiran Kapolres Gresik beserta jajarannya sebagai bukti nyata komitmen Polri dalam membangun kedekatan, kepercayaan, dan komunikasi dua arah dengan masyarakat.
Para pengurus masjid juga menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan kepolisian, khususnya dalam menyampaikan pesan-pesan moral dan sosial kepada jamaah, demi terwujudnya Kabupaten Gresik yang aman, damai, dan berkeadaban.
HDK Kabiro/ Redaksi.
