Kronologi Awal Khairun Nisa Dicurigai di Bandara : Beli Tiket Pribadi Meski Mengenakan Seragam Pramugari Batik Air
Jakarta - BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Peristiwa yang menyeret nama Khairun Nisa hingga viral di media sosial bermula dari kecurigaan petugas bandara terhadap seorang perempuan yang mengenakan seragam pramugari Batik Air, namun membeli tiket penerbangan secara mandiri seperti penumpang umum.
Dalam klarifikasinya, Khairun Nisa menegaskan tidak memiliki niat untuk menipu pihak bandara maupun maskapai penerbangan. Ia juga membantah tudingan hendak terbang gratis atau menyamar sebagai pramugari aktif.
“Saya membeli tiket dengan uang pribadi dan berniat terbang sebagai penumpang umum,” jelasnya.
Khairun Nisa mengungkapkan, penggunaan seragam pramugari dilakukan semata-mata untuk memenuhi keinginan keluarga.
Ia mengaku sebelumnya dinyatakan lulus sebagai pramugari setelah membayar biaya pendidikan sebesar Rp30 juta, namun belakangan menyadari bahwa dirinya justru menjadi korban dugaan penipuan.
Awalnya, Khairun berencana hanya memperlihatkan seragam tersebut kepada keluarga, lalu segera berganti pakaian sebelum memasuki area bandara. Namun rencana tersebut berubah ketika keluarga memutuskan ikut mengantarkan hingga ke bandara sebagai bentuk dukungan dan kebanggaan.
Situasi itu membuat Khairun berada dalam kondisi tertekan dan kebingungan. Usai berfoto bersama keluarga di bandara, ia kembali berniat berganti pakaian. Namun waktu keberangkatan yang semakin dekat membuat rencana tersebut tidak sempat dilakukan.
Akhirnya, Khairun tetap mengenakan seragam pramugari saat membeli tiket dan berada di area bandara. Kondisi inilah yang memicu kecurigaan petugas, karena secara prosedural awak kabin maskapai tidak membeli tiket pribadi seperti penumpang umum.
Petugas kemudian mengajukan sejumlah pertanyaan terkait tugas, fungsi, dan standar operasional pramugari. Karena tidak dapat menjawab secara rinci, Khairun Nisa diminta menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas berwenang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pendalaman untuk memastikan tidak adanya unsur kesengajaan atau upaya penyalahgunaan atribut maskapai, sekaligus menelusuri dugaan penipuan yang dialami Khairun Nisa.
Ica Jakarta/ Redaksi.
