Bau Limbah Menyengat! Warga Iker-Iker Geger Mengamuk: Tutup Perusahaan atau Hentikan Polusi!
GRESIK - BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID Ketegangan mewarnai aksi unjuk rasa yang digelar oleh Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) Iker-Iker Geger di depan perusahaan JPN, Desa Iker-Iker Geger, Kecamatan Cerme, Gresik pada Senin (16/02/2026). Massa yang diperkirakan mencapai 500 orang tersebut menuntut keadilan terkait rekrutmen tenaga kerja lokal dan penanganan limbah bau yang meresahkan.
Aksi Damai Namun Menuntut Ketegasan
Berdasarkan surat pemberitahuan nomor 001/FKMI/II/2026 yang ditandatangani oleh Koordinator Aksi, Iswahyudi, warga awalnya merencanakan aksi ini selama tiga hari berturut-turut. Dua poin utama yang menjadi tuntutan warga adalah prioritas rekrutmen tenaga kerja bagi warga lokal dan solusi permanen atas bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas perusahaan.
Pantauan lapangan oleh awak media BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID menunjukkan massa membawa perlengkapan seperti spanduk dan tikar untuk bertahan di depan perusahaan. Meski sempat membuat arus lalu lintas tersendat, situasi secara umum tetap terkendali.
Pantauan Polsek dan Koramil: Kondusifitas Terjaga
Saat dikonfirmasi ke Polsek Cerme, pihak kepolisian membenarkan adanya aksi ini dan memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Pihak Koramil maupun Kodim melalui Bhabinsa setempat juga memberikan pernyataan senada, bahwa aksi berjalan damai meskipun sempat terjadi kepadatan arus lalu lintas yang kini sudah kembali normal.
Mediasi Berlangsung Alot
Guna mencari titik temu, pihak perusahaan dan aparat keamanan memperkenankan 8 orang perwakilan warga untuk masuk ke dalam area perusahaan untuk melakukan mediasi. Namun, informasi yang dihimpun tim redaksi di lapangan menyebutkan bahwa proses mediasi berjalan sangat alot.
Perwakilan warga tetap bersikap tegas dan menolak kompromi jika masalah lingkungan tidak segera diatasi.
"Kami tetap mengotot, dampak bau limbah dari perusahaan ini sangat meresahkan. Kami tidak menerima negosiasi jika bau masih terus menyeruak. Hentikan operasional, tutup perusahaan!" tegas salah satu perwakilan warga di lokasi.
Komitmen Menyajikan Fakta
Hingga berita ini diturunkan, mediasi masih terus diupayakan untuk menemukan solusi terbaik bagi warga maupun pihak manajemen perusahaan. Harapan besar tertuju pada pertemuan ini agar segera ditemukan titik temu yang adil bagi lingkungan desa setempat.
BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID berkomitmen untuk selalu menyajikan fakta di balik berita secara akurat dan transparan sesuai dengan perkembangan yang terjadi di lapangan.
Hingga pukul 14.00 WIB, mediasi masih berlangsung
Update tambahan :
Adapun Kepala Desa Iker iker Kristono kepada awak media beliau menegaskan 16.00Wib bahwa Mediasi dengan Pihat PT tidak menemukan titik temu, maka beliau menghimbau agar perusahaan sementara menghentikan aktifitas dahulu, (Tutup Sementara Jangan Ada Aktivitas) sampai dengan ada solusi untuk warga.
Mengenai Bab ini Gus Aulia selaku Ketua LPK-RI DPC Kabupaten Gresik beliau membenarkan pernyataan kepala desa karena beliau juga turun dilapangan dan mendengar langsung pernyataan Baik kepala Desa Maupun Yudi Koordinator Aksi Demo, Adapun Warga berencana akan datang kembali menggelar aksi lanjutan.
Demikian Update Informasi dilapangan yang langsung diterima redaksi dari awak Media dan tim investigasi dilapangan, Redaksi akan terus mengawal informasi ini hingga tuntas.
Aa Jatim/Tim Redaksi
