Jeritan Rakyat Gresik, Bupati dan Wabup Diminta Jangan "Duduk Manis" Saat Jalan Rusak Menghantui!
GRESIK - BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Gresik kian memprihatinkan. Alih-alih mendapatkan kenyamanan, warga justru disuguhi pemandangan lubang di sana-sini yang mengancam nyawa pengguna jalan. Kondisi ini memicu gelombang protes keras melalui sebuah "Surat Terbuka" yang ditujukan langsung kepada pucuk pimpinan di Kabupaten Gresik.Kamis 19 Februari 2026.
Jangan Hanya Duduk di Belakang Meja!
Dalam pesan yang diterima redaksi, warga meluapkan kekecewaannya terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik yang dinilai lamban merespons kerusakan jalan. "Jangan diam saja, duduk manis di belakang meja," tulis narasi dalam surat terbuka tersebut dengan nada geram.
Publik menuntut tindakan nyata, bukan sekadar janji atau alasan teknis. Jika memang anggaran daerah (APBD) diklaim terbatas, warga mendesak eksekutif untuk proaktif melobi legislatif.
"Kalau sampean tidak punya anggarannya, minta ke DPRD Gresik! Hubungi Kementerian PUPR Sub Bidang Tata Kota dan Wilayah!" tegas salah satu poin dalam surat tersebut.
Menariknya, warga juga mendorong Pemkab Gresik untuk berkolaborasi dengan tokoh politik lokal yang memiliki akses ke pemerintah pusat. Nama Alfan Syaifudin, Ketua Fraksi Gerindra Gresik, disebut-sebut sebagai jembatan strategis menuju kabinet pusat di bawah naungan Presiden Prabowo Subianto untuk menjemput anggaran perbaikan jalan.
Kritik semakin memanas ketika warga menyentil kekayaan pribadi para pemimpin daerah. Dengan gaya bahasa khas Suroboyoan, warga meminta agar bupati tidak pelit untuk berkontribusi secara personal demi rakyatnya yang sudah menderita.
"Benahi jalan pakai uang pribadi juga lebih baik. Sampean itu SUGIH (Kaya Raya). Kasihan warga Gresik, Pak. Ojok meneng tok (Jangan diam saja)!" lanjut isi surat tersebut.
Selain menuntut perbaikan fisik jalan, pesan ini juga membawa misi antikorupsi yang kuat. Masyarakat mengingatkan agar setiap rupiah anggaran negara digunakan semestinya untuk kesejahteraan rakyat, bukan masuk ke kantong pribadi.
Hingga berita ini diturunkan, tim BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID terus memantau titik-titik jalan rusak di wilayah Gresik yang sering memakan korban, termasuk informasi dari salah satu warga bernama Hadi (SMPN 2 Gresik) yang turut menyuarakan keprihatinan ini.
Rakyat tidak butuh retorika. Rakyat butuh aspal yang rata. Apakah Pemkab Gresik akan bergerak, atau tetap "Duduk Manis"? Kita tunggu langkah nyata mereka.
Adapun Redaksi Selalu Komitmen menyajikan fakta di balik berita dan memberikan kesempatan untuk para pihak terkait guna klarifikasi resmi dan konfirmasi serta koordinasi melalui WhatsApp Redaksi 0822-5758-7374 Guna Memberikan keberimbangan informasi pemberitaan.
Sumber Berita: Raden Yulis Setyawati anggota Grub Fb Gresik Sumpek 2010
Pewarta: Tim Investigasi Gresik
Editor: HDK/ Redaksi
