Kiamat HP: Bos Teknologi Dunia Ramalkan Era Baru Perangkat Pintar
CEO Meta Mark Zuckerberg menilai peran HP akan berakhir pada 2030 mendatang. Menurutnya, perangkat pengganti adalah kacamata pintar (smart glasses) berbasis kecerdasan buatan (AI) yang semakin multifungsi dan praktis digunakan sehari-hari. “Smart glasses akan menjadi perangkat utama, menggantikan smartphone,” ujar Zuckerberg dalam paparan kinerja kuartal IV 2025 Meta.
Berbeda dengan Zuckerberg, CEO SpaceX sekaligus pendiri Neuralink, Elon Musk, justru meramalkan pengganti HP adalah chip otak (Brain-Computer Interface/BCI). Dalam unggahan di X, Musk menulis: “Di masa depan tak ada lagi HP, hanya Neuralink.” Neuralink sendiri tengah menguji implan otak pada manusia di Inggris sejak 2024, dengan uji klinis terbaru dilakukan pada 2026.
China Ikut Meramaikan “Kiamat HP”
Tidak hanya Amerika Serikat, China juga muncul sebagai pemain besar dalam inovasi perangkat elektronik berbasis AI. CNBC mencatat pasar perangkat AI di China berkembang pesat dengan lebih dari 70 perusahaan yang menciptakan produk pesaing smart glasses Meta.
- Inmo dan Rokid sudah menjual smart glasses berbasis AI secara global.
- Xiaomi dan Alibaba meluncurkan perangkat berbasis AI yang masih terbatas di pasar domestik.
- Alibaba DingTalk A1, perangkat seukuran kartu kredit, mampu melakukan transkrip, merangkum, hingga menganalisa percakapan dari jarak 8 meter.
- Startup Le Le Gaoshang Education Technology merilis Native Language Star, perangkat penerjemah berbasis AI Tencent iFlyTek untuk membantu orang tua mengajarkan bahasa Inggris.
Menurut Dr. Kai-Fu Lee (CEO 01.AI), keunggulan China ada pada manufaktur hardware. “Kompetisi saat ini masih di software, namun segera bergeser ke perangkat. China punya fondasi kuat di sektor manufaktur,” ujarnya.
Infografis Perbandingan Prediksi “Kiamat HP”
| Tokoh/Negara | Prediksi Pengganti HP | Produk/Contoh | Target Tahun |
|---|---|---|---|
| Mark Zuckerberg (Meta) | Smart glasses (wearable AR/AI) | Meta AI Smart Glasses | 2030 |
| Elon Musk (Neuralink) | Chip otak (BCI) | Neuralink implant | Uji klinis sejak 2024 |
| China (70+ perusahaan) | Perangkat AI multifungsi | Inmo, Rokid, Xiaomi, Alibaba DingTalk A1 | 2023–2025 |
Kesimpulan
Fenomena “kiamat HP” bukan lagi sekadar isu. Dengan prediksi Zuckerberg soal smart glasses, visi Musk tentang chip otak, dan inovasi masif dari China, masyarakat dunia bersiap menyambut era baru komunikasi tanpa smartphone.
