BREAKING NEWS

SIAGA SATU! Markas Debt Collector di Teuku Umar Dijaga Ketat Ribuan Aparat Gabungan Jelang Aksi Massa Pesilat di Surabaya

SURABAYA || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID-
Situasi di kawasan Jalan Teuku Umar, Surabaya, mendadak mencekam dan mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan. Sejumlah personel gabungan TNI dan Polri tampak disiagakan secara masif di sekitar markas Debt Collector (DC) menjelang rencana gelombang aksi massa dari kelompok organisasi pesilat pada Jumat (31/07/2026) siang.

​Hasil pantauan langsung tim di lapangan mencatat, beberapa armada kendaraan dinas kepolisian beserta personel bersenjata dan petugas TNI tampak bersiaga penuh tak jauh dari lokasi markas DC tersebut. Sementara di balik pagar area markas, terlihat beberapa unit kendaraan terparkir rapat serta sejumlah pria yang berjaga-jaga mengantisipasi kedatangan massa.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, ribuan massa pesilat dijadwalkan menggelar aksi penyampaian pendapat di dua titik vital, yakni markas DC Jalan Teuku Umar dan Mapolrestabes Surabaya yang dimulai pukul 13.00 WIB.
​Guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas dan hal-hal yang tidak diinginkan, tak kurang dari 1.839 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan secara penuh.

​Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, dalam apel pengamanan pagi di Mapolrestabes Surabaya menegaskan langkah antisipasi ekstra, termasuk penyekatan di garis perbatasan kota.

​"Terkait itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, adanya kemungkinan massa aksi dari daerah lain meskipun hari ini hanya diperuntukkan anggota kelompok silat dari Surabaya," tegas Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, Jumat (31/07/2026).

​Pihak kepolisian telah memetakan floating personel di berbagai titik rawan, tidak hanya di lokasi inti aksi, namun juga menyisir pintu-pintu masuk Kota Surabaya.

​"Petugas yang berjaga akan dibagi ke beberapa titik. Selain di Mapolrestabes Surabaya dan Jalan Teuku Umar, petugas juga akan berjaga di titik perbatasan keluar/masuk kota. Sehingga jika ditemukan adanya anggota kelompok silat dari daerah lain, diimbau untuk tidak masuk ke kota," lanjutnya.

​Perkiraan Rute Lintasan Aksi Massa Pesilat:
• ​Bundaran Waru
• ​Jl. Ahmad Yani
• ​Jl. Wonokromo
• ​Jl. Raya Darmo
• ​Jl. Urip Sumoharjo
• ​Jl. Basuki Rahmat
• ​Jl. Embong Gayam
• ​Jl. Panglima Sudirman
• ​Jl. Pandegiling
• ​Finish: Jl. Teuku Umar

​Hingga berita ini diterbitkan, aparat gabungan masih bersiaga penuh di lapangan untuk memastikan situasi Kota Surabaya tetap aman, kondusif, dan terkendali.

​Pewarta: Tim Investigasi Surabaya
Editor: Redaksi 

Posting Komentar