BREAKING NEWS

Ķabar Duka di Tengah Pengusutan Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa: Kades Gadingwatu Berpulang, Menyisakan Tanda Tanya Warga Bab Kejelasan Dari APH Dan Inspektorat

GRESIK || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Suasana duka mendalam menyelimuti warga Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Kepala Desa Gadingwatu, Bapak Madi, telah berpulang ke Rahmatullah (Innalillahi wa inna ilaihi raji'un).

​Kepergian almarhum meninggalkan rasa kehilangan yang begitu berat bagi keluarga, jajaran Pemerintah Desa, serta masyarakat setempat. Selama masa hidupnya, almarhum dikenal selalu mendedikasikan waktu dan tenaganya untuk pengabdian di Desa Gadingwatu. Segenap Keluarga Besar Pemerintah Desa Gadingwatu beserta warga turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam, mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

​Namun, di balik kabar duka ini, terdapat catatan mengenai penanganan hukum yang belum usai terkait pengelolaan anggaran di Desa Gadingwatu.

​Menanti Kepastian Hukum Pengusutan Dana Desa

​Sebelumnya, pada 11 Maret 2025, seorang warga Desa Gadingwatu melaporkan dugaan tindak pidana penyalahgunaan Dana Desa ke Polres Gresik. Laporan tersebut menyeret nama oknum Kepala Desa Gadingwatu berinisial M.

​Sebagai tindak lanjut, tim dari Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Gresik bersama Inspektorat Gresik sempat mendatangi lokasi pembangunan yang menjadi objek laporan pada 17 Juli 2025.

​Meski demikian, hingga memasuki Maret hingga kini bulan September 2026 atau setahun lebih pascalaporan, penanganan kasus dugaan korupsi tersebut dinilai warga hilang menguap tanpa ada kepastian hukum yang jelas.

​“Kami melapor ke Polres Gresik disertai dengan data-data yang kami peroleh di lapangan. Saat ini, laporan kami tidak ada kepastian hukum, suram dan menguap. Tidak ada pemberitahuan dari Unit Tipidkor Polres Gresik mengenai tindaklanjut laporan dugaan penyalahgunaan Dana Desa di Desa Gadingwatu,” ujar salah satu warga Desa Gadingwatu pada Sabtu (14/3/2026).

​Warga berharap pergantian Kapolres Gresik yang baru—yang berlatar belakang Paminal—dapat memberikan titik terang dan menuntaskan perkara tersebut secara transparan.

​“Harapan kami terhadap Kapolres Gresik yang baru ini bisa menuntaskan kasus lama dari laporan kami. Kami juga akan bersurat ke Polda Jawa Timur dan Mabes Polri serta Kejaksaan dan Kementerian terkait laporan kami,” tegas warga.

Tim Redaksi 

Posting Komentar