BREAKING NEWS

Niat Cepat Sampai Tempat Kerja Berujung Petaka, Puluhan Pengendara Motor Lawan Arus di Gresik Kena Tilang Satlantas

GRESIK || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID-
Niat hati ingin cepat sampai di tempat kerja agar tidak terlambat, deretan pengendara sepeda motor di Kabupaten Gresik justru harus berurusan dengan pihak berwajib. Puluhan pengendara kedapatan nekat melawan arus lalu lintas saat jam sibuk keberangkatan kerja, Rabu (28/10/2026).

​Aksi membahayakan ini terjaring dalam patroli pagi Operasi Patuh Semeru yang digelar jajaran Satlantas Polres Gresik. Petugas menindak tegas sedikitnya 30 pelanggar di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan, di antaranya di kawasan Jalan Raya Duduksampeyan, Gresik Kota Baru (GKB), hingga kawasan industri Manyar.

​Kasatlantas Polres Gresik, AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, melalui keterangan tegasnya mengungkapkan bahwa pelanggaran pada pagi hari tersebut didominasi oleh pengendara roda dua yang sengaja melawan arus demi menghindari kemacetan.

​"Melawan arus itu bukan sekadar mencari jalan pintas atau efisiensi waktu. Perilaku nekat tersebut sangat berpotensi memicu kecelakaan maut dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lain yang sudah tertib. Karena itu, tanpa kompromi, petugas langsung memberikan tindakan tegas berupa tilang di tempat," tegas AKP Hariyazie.

​Tindak Tegas Truk Pelanggar Jam Operasional

​Tidak hanya menyasar pengendara motor, dalam operasi penertiban ini Satlantas Polres Gresik juga membidik kendaraan berat. Petugas mendapati sejumlah truk yang masih membandel beroperasi di luar ketentuan jam larangan bagi kendaraan berat.

​Sebagai langkah kongkrit mengurai kemacetan kota pudak, Satlantas Polres Gresik berencana melayangkan surat teguran resmi kepada perusahaan-perusahaan terkait agar tertib aturan jam operasional.

​Humanis tapi Tegas: Edukasi dan Cokelat untuk Pengendara

​Di balik penindakan hukum yang ketat, korps lalu lintas Bhayangkara ini tetap mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif. Uniknya, di sela-sela penindakan, petugas membagikan cokelat kepada para pengendara. Langkah persuasif ini diambil sebagai simbol pesan keselamatan berlalu lintas agar masyarakat kian sadar pentingnya tertib di jalan raya.

​Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, menambahkan bahwa Operasi Patuh Semeru bukan semata-mata mencari-cari kesalahan pengendara atau berorientasi pada penindakan semata.

​"Operasi Patuh Semeru ini bertujuan jangka panjang membangun kesadaran kolektif masyarakat agar memiliki disiplin tinggi di jalan raya. Keselamatan adalah nomor satu," tandas Ipda Andreas.

​Operasi Patuh Semeru ini dipastikan akan terusberlangsung hingga 8 November 2026. Pihak kepolisian kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar tidak pernah mengambil risiko dengan melawan arus, demi keselamatan diri sendiri maupun nyawa orang lain di jalan raya.

​(Reporter: Tim / Editor: Redaksi)


Posting Komentar