BREAKING NEWS

Polri Tuai Apresiasi Nasional di Kampung Hukum MA RI Raih Juara Booth Terbaik III, Gus Aulia Tegaskan Ini Bukti Reformasi Pelayanan Bukan Sekadar Seremoni

Jakarta- BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Polri kembali mencatatkan prestasi di level nasional dengan meraih penghargaan Juara Booth Terbaik III dalam ajang Pameran Kampung Hukum yang digelar oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI). Pameran ini diikuti puluhan kementerian dan lembaga negara, sekaligus menjadi barometer keterbukaan serta kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Melalui booth terpadu lintas fungsi, Polri menghadirkan wajah pelayanan publik yang komprehensif dengan melibatkan Divisi Humas, Divisi Propam, Divisi Hukum, Bareskrim, Baintelkam, hingga Korps Lalu Lintas Polri.

Berbagai inovasi unggulan ditampilkan secara terbuka, mulai dari SKCK Online, Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), layanan konsultasi hukum dan Restorative Justice gratis, hingga sarana pengaduan masyarakat yang mudah diakses dan transparan.

Kehadiran Polri dalam ajang tersebut tidak hanya berorientasi pada capaian penghargaan, melainkan sebagai bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui interaksi langsung, kuis edukatif, dialog terbuka, serta ruang konsultasi hukum yang humanis, Polri menunjukkan komitmen untuk membangun kedekatan sekaligus kepercayaan publik.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan arah transformasi Polri Presisi, yakni mewujudkan institusi kepolisian yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, dengan pelayanan publik yang modern, cepat, dan solutif.

Capaian Polri ini mendapat sorotan dan apresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya dari Gus Aulia, SE., SH., MM., M.Ph., selaku Ketua Presidium Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) sekaligus Ketua LPK-RI DPC Kabupaten Gresik. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut harus dibaca sebagai indikator awal dari proses reformasi pelayanan publik yang sedang berjalan di tubuh Polri.

“Penghargaan ini bukan sekadar soal tampilan booth atau simbol prestasi, tetapi menunjukkan adanya keseriusan Polri dalam membuka diri, membangun komunikasi dua arah, serta memberikan edukasi dan pelayanan hukum langsung kepada masyarakat,” tegas Gus Aulia. Saat di wawancara Awak Media 12/02/2026.

Menurutnya, pendekatan humanis dan transparan yang ditunjukkan Polri di Pameran Kampung Hukum harus dijadikan standar pelayanan, bukan hanya ditampilkan pada momentum tertentu. Ia menilai keterbukaan seperti ini merupakan kunci utama dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Sebagai pimpinan lembaga kontrol sosial, Gus Aulia juga menekankan pentingnya konsistensi dan pengawasan berkelanjutan agar transformasi Polri Presisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di lapangan.

“Reformasi pelayanan hukum tidak boleh berhenti di seremoni. Ketika pelayanan publik semakin mudah diakses, responsif, dan berkeadilan, di situlah wibawa hukum negara benar-benar hadir dan dirasakan rakyat,” pungkasnya.

Sumber : Humas
Ica Jakarta/ Redaksi


Posting Komentar