Pimpin Apel Perdana Pasca-Ops Ketupat, Kapolres Gresik Beri Apresiasi Tinggi Terhadap Kinerja Personel: Jaga Loyalitas dan Respon Cepat!
GRESIK - BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Bertempat di halaman Mapolres Gresik, suasana pagi ini tampak berbeda. Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, memimpin langsung giat apel pagi perdana setelah berakhirnya masa Operasi Ketupat 2026. Dalam arahannya, pucuk pimpinan Korps Bhayangkara di wilayah hukum Gresik ini memberikan catatan penting terkait evaluasi pengamanan Lebaran, Senin (30/03/2026).
Apresiasi Atas Kondusifitas Wilayah
Dalam amanatnya, AKBP Ramadhan Nasution tidak segan memberikan pujian dan apresiasi setinggi-langit kepada seluruh jajaran. Fokus utama diberikan kepada satuan Satlantas, Sabhara, serta para petugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan).
"Terima kasih atas dedikasi dan loyalitas tanpa batas seluruh personel. Berkat kerja keras rekan-rekan di lapangan, wilayah Gresik tetap aman dan kondusif selama arus mudik hingga arus balik Lebaran," tegas AKBP Ramadhan di hadapan peserta apel.
Soroti Kecepatan Layanan Digital (Quick Response)
Tak hanya pengamanan fisik di jalan raya, Kapolres juga menyoroti performa jajarannya dalam mengelola aduan masyarakat melalui ranah digital. Menurutnya, kecepatan menanggapi laporan warga di media sosial adalah wajah baru Polri yang modern.
"Quick Response adalah kunci utama kepercayaan publik saat ini. Saya sangat mengapresiasi jajaran yang responsif terhadap keluhan warga di medsos. Pertahankan!” imbuhnya dengan nada tegas.
Tugas Belum Usai, Pelayanan Prima Harga Mati
Meski Operasi Ketupat telah resmi berakhir, Kapolres mengingatkan bahwa tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat tidak mengenal kata istirahat. Ia menginstruksikan agar seluruh fungsi tetap pada performa terbaiknya.
"Pelayanan prima tidak boleh kendor. Jangan kasih celah bagi potensi gangguan kamtibmas. Tetap semangat jalankan tugas pokok fungsi masing-masing demi kenyamanan seluruh warga Kabupaten Gresik," tutupnya.
Pewarta: Syamsul Ma'arif / Tim
Editor: Redaksi
