Satu Hati untuk Gresik: Kala Wabup dr. Alif, Kanit Gakkum Satlantas, dan REI Gagah Ujianto Mengetuk Pintu Langit Lewat Berbagi
GRESIK - BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Di bawah langit sore yang mulai meredup di kawasan Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, sebuah pemandangan menyejukkan hati tersaji. Bukan sekadar bagi-bagi takjil biasa, namun sebuah potret keberpihakan para pemimpin dan tokoh masyarakat Gresik terhadap rakyat kecil yang masih berjuang di jalanan saat azan magrib menjelang.
dr. Alif: Pemimpin yang Membaur Tanpa Sekat
Wakil Bupati Gresik, dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., MM., M.HP, membuktikan bahwa pengabdian tidak hanya dilakukan di balik meja kerja. Sosok yang akrab disapa dr. Alif ini turun langsung ke aspal panas, menyalami para pengendara dengan senyum tulus. Di sela-sela kegiatannya, dr. Alif menunjukkan sisi humanis seorang pemimpin yang merasakan denyut nadi masyarakatnya.
"Ini bukan sekadar paket makanan, ini adalah pesan bahwa pemerintah dan para mitra hadir di tengah-tengah warga. Kita ingin memastikan tidak ada warga Gresik yang merasa sendirian saat berbuka di perjalanan," ungkap dr. Alif dengan nada rendah hati.
Ketegasan yang Berbalut Kasih: Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik
Di tengah kerumunan, sosok Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Andri Aswoko, SH, bersama jajaran Laka Lantas, memberikan warna berbeda. Jika biasanya aparat identik dengan penegakan hukum yang kaku, sore itu Kanit Gakkum Satlantas hadir sebagai pelindung yang melayani dengan hati.
Dengan tangan yang sigap mengatur lalu lintas agar tetap tertib, Ipda Andri Aswoko dan timnya memastikan keamanan setiap warga yang mengantre. Kehadiran beliau memberikan rasa aman sekaligus haru; sebuah bukti bahwa polisi adalah sahabat sejati masyarakat, terutama dalam momen suci Ramadan.
Gagah Ujianto: Membangun Hunian, Menyentuh Kehidupan
Dukungan penuh dari sektor swasta menjadi motor penggerak aksi mulia ini. Gagah Purna Ujianto, Ketua DPD REI Gresik, menunjukkan bahwa kesuksesan bisnis harus berbanding lurus dengan kemanfaatan sosial.
"Kami membangun rumah untuk tempat tinggal, tapi hari ini kami ingin membangun harapan di hati masyarakat. REI Gresik ingin hadir bukan sebagai korporasi, tapi sebagai bagian dari keluarga besar warga Gresik," ujar Gagah Ujianto dengan penuh rasa syukur.
Gema Syukur di Tengah Debu Jalanan
Hanya dalam waktu 20 menit, 1.000 paket takjil berpindah tangan. Dari ojek online yang kejar setoran hingga buruh pabrik yang pulang kelelahan, semua merasakan sentuhan kasih dari kolaborasi dr. Alif, Kanit Gakkum Satlantas, dan REI.
Aksi yang dipusatkan di depan Icon Mall Kembangan ini turut dikawal ketat oleh Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi, Dishub, Satpol PP, hingga rekan-rekan FKPPI. Mereka semua melebur dalam satu semangat: Gresik Berbagi.
Catatan Redaksi BUSER MEDIA INVESTIGASI
Keharmonisan yang ditunjukkan oleh dr. Alif, Ipda Andri Aswoko (Kanit Gakkum), dan Gagah Ujianto adalah oase di tengah kerasnya dinamika kota industri. Ketika kekuasaan, penegakan hukum, dan kekuatan ekonomi bersatu untuk kemanusiaan, di situlah martabat sebuah daerah dijunjung tinggi.
Pewarta: HDK/Redaksi
Editor : Redaksi
