Geger! Sijago Merah Amuk 4 Rumah Pemukiman Padat Kupang Segunting, Akses Gang Sempit Persulit Evakuasi Petugas
Surabaya - BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID |
Peristiwa kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di kawasan Kupang Segunting, Surabaya, pada Selasa (21/04/2026) siang. Jago merah yang mengamuk dilaporkan melahap sedikitnya empat unit rumah warga, memicu kepanikan di tengah gang sempit.
Kronologi Kejadian dan Kendala
Berdasarkan keterangan yang dihimpun tim redaksi dari Laksita Rini Sevriari, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, api pertama kali terdeteksi muncul dari sebuah rumah petak. Lantai dua bangunan yang didominasi material kayu membuat si jago merah dengan cepat bermigrasi dan menghanguskan bangunan di sekelilingnya.
Petugas di lapangan sempat mengalami kendala serius akibat akses jalan yang sangat terbatas.
"Gangnya sangat kecil sekali. Kami harus menempuh jarak kurang lebih 100 meter untuk menjangkau lokasi," ujar Laksita Rini saat memberikan keterangan resmi.
Untuk menaklukkan api, petugas terpaksa melakukan penyambungan selang secara estafet. Sedikitnya lima sambungan selang—dengan total panjang mencapai 100 meter—digelar agar air bisa sampai ke titik pusat kebakaran.
Upaya Pemadaman dan Pengamanan
Demi memperlancar mobilitas armada pemadam dan menjaga keselamatan warga, aparat Kepolisian setempat mengambil tindakan tegas dengan menutup akses gang menuju lokasi kejadian. Sinergitas antara DPKP dan Kepolisian berhasil melokalisir api sehingga tidak merambat lebih luas ke pemukiman padat tersebut.
Hingga berita ini diturunkan:
• Status Api: Berhasil dipadamkan total dan masuk tahap pembasahan.
• Korban Jiwa: Masih dalam pendataan (Nihil laporan sementara).
• Penyebab: Masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Himbauan Bagi Masyarakat
Menyikapi musibah ini, Kepala DPKP Surabaya memberikan peringatan keras kepada warga, khususnya yang tinggal di kawasan padat hunian, untuk lebih waspada terhadap potensi arus pendek listrik dan penggunaan perangkat dapur.
"Kami imbau warga, terutama di gang sempit, untuk selalu mengecek kelistrikan secara berkala. Jika hendak keluar rumah, pastikan kompor dan regulator LPG sudah dalam kondisi mati dan tercabut," tandasnya.
Tim Investigasi terus memantau perkembangan di lokasi untuk mengetahui kerugian materiil serta penyebab pasti munculnya titik api.
Wartawan: Najib Redaksi
Editor: Redaksi
