ISBDS CIPTA SEJATI JATIM–BALI GELAR SERTIFIKASI PENGUJI PERSIAPAN UJIAN DAERAH TAHUN 2027, LAMONGAN SEBAGAI TUAN RUMAH
Lamongan — BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID |
Lamongan menjadi pusat pembinaan kompetensi penguji melalui terselenggaranya kegiatan Sertifikasi Penguji Persiapan Ujian Daerah Tahun 2027 ISBDS Cipta Sejati Daerah Jatim–Bali. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan yang berlangsung pada hari Minggu, 12 April 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas pelaksanaan ujian daerah serta memastikan seluruh proses pengujian berjalan terukur, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan ISBDS Cipta Sejati.
Acara sertifikasi ini diikuti oleh Guru Besar, Dewan Guru, Ketua Harian Pusat, Sekjen Pusat, Ketua Daerah Jatim-Bali, serta 89 pelatih yang mewakili 22 Cabang di wilayah Jatim–Bali. Keikutsertaan peserta dari berbagai daerah menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi dalam menjaga kualitas penyelenggaraan ujian—mulai dari kesiapan penguji, pemahaman teknis, hingga penerapan mekanisme penilaian yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada sesi pembukaan, kegiatan Sertifikasi Penguji Ujian Daerah resmi dibuka langsung oleh GB. Ir. Imam Santoso, selaku Guru Besar ISBDS Cipta Sejati. Dalam sambutannya, GB. Ir. Imam Santoso menegaskan bahwa sertifikasi penguji tidak hanya bertujuan sebagai formalitas administratif, tetapi menjadi instrumen untuk memastikan penguji memiliki kompetensi yang memadai, memahami standar pelaksanaan ujian secara menyeluruh, serta mampu menjalankan tugas dengan integritas.
Lebih lanjut, beliau menekankan tiga hal utama yang wajib menjadi pegangan para peserta, yaitu:
1. Kesiapan penguji dalam mempersiapkan pelaksanaan ujian secara rapi, terstruktur, dan sesuai pedoman.
2. Pemahaman prosedur pengujian, mulai dari alur pelaksanaan hingga mekanisme penilaian.
3. Penerapan penilaian objektif, sehingga setiap hasil penilaian mencerminkan kompetensi peserta tanpa dipengaruhi faktor subjektif.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan penguatan pemahaman yang mencakup berbagai aspek teknis pengujian. Sertifikasi diarahkan agar para calon penguji mampu:
• Menjalankan proses ujian secara sistematis sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
• Menguasai prinsip penilaian dan indikator yang menjadi acuan, sehingga hasil penilaian konsisten antar penguji.
• Menerapkan sikap profesional ketika berhadapan dengan peserta ujian, sekaligus memastikan suasana ujian berjalan kondusif dan tertib.
Dengan adanya standarisasi ini, diharapkan seluruh proses pengujian di wilayah Jatim–Bali dapat memiliki keseragaman kualitas. Peserta ujian memperoleh penilaian yang lebih adil, sementara proses pengujian memiliki kepastian dalam hal tata kelola dan kualitas hasil.
Melalui pelaksanaan sertifikasi pada tahun 2026 ini, penyelenggara berharap seluruh peserta memperoleh pembekalan yang lebih kuat sebagai dasar menjalankan peran penguji ujian daerah Tahun 2027. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi tonggak peningkatan kompetensi penguji secara berkelanjutan, sehingga ujian yang diselenggarakan ke depan berjalan dengan:
• lebih berkualitas,
• lebih tertib,
• serta menghasilkan penilaian yang akuntabel dan sesuai standar.
Sebagai tuan rumah, Lamongan menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sumber daya manusia di lingkungan ISBDS Cipta Sejati. Kehadiran peserta dari 16 kabupaten di Jatim–Bali menegaskan bahwa sertifikasi penguji merupakan agenda penting bersama untuk menjaga kualitas pelaksanaan ujian.
Dengan terselenggaranya kegiatan Sertifikasi Penguji Persiapan Ujian Daerah Tahun 2027 ISBDS Cipta Sejati Jatim–Bali , diharapkan kegiatan ujian di wilayah tersebut semakin mantap dari sisi prosedur, ketepatan penilaian, serta profesionalisme seluruh pihak yang terlibat.
Kontributor: Cak Sanek
Editor : Redaksi
