BREAKING NEWS

Ratusan Driver Ojol "DOBRAK" Jatim Kepung Gedung DPRD, Tuntut Keadilan Atas Kebijakan Aplikator!

SURABAYA|BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID Gelombang massa dari ratusan driver ojek online (ojol) baik roda dua maupun roda empat yang tergabung dalam aliansi Driver Online Bubarkan Aplikator Nakal (DOBRAK) Jawa Timur, mulai memadati jalanan protokol Kota Surabaya, Selasa (28/4/2026).

​Berdasarkan pantauan tim investigasi di lapangan, sekitar pukul 11.40 WIB, massa mulai bergerak secara konvoi (rolling) menuju titik tumpu utama aksi, yakni Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur. Dengan atribut lengkap dan kibaran bendera komunitas, para pejuang aspal ini menyuarakan mosi tidak percaya terhadap kebijakan sejumlah aplikator yang dinilai mencekik kesejahteraan mitra.

Tuntut Transparansi dan Hapus Potongan Liar
​Aksi massa ini merupakan puncak dari kegelisahan para driver terkait maraknya praktik "nakal" oknum aplikator. Beberapa poin krusial yang dibawa dalam aksi DOBRAK Jatim kali ini meliputi:
• ​Evaluasi Potongan Komisi: Menuntut transparansi potongan pendapatan yang dinilai melebihi batas kewajaran.

• ​Legalitas Payung Hukum: Mendesak DPRD Jatim untuk ikut campur tangan dalam melegitimasi tarif yang manusiawi bagi driver online.

• ​Sanksi Tegas Aplikator: Meminta pemerintah membekukan izin aplikator yang tidak patuh terhadap regulasi daerah maupun pusat.
​"Kami tidak akan diam melihat rekan-rekan kami terus dieksploitasi oleh sistem yang tidak adil. DOBRAK hadir untuk memastikan suara akar rumput didengar oleh wakil rakyat!" tegas salah satu koordinator lapangan di tengah kerumunan massa.

Situasi Lalu Lintas Terpantau Padat
​Akibat pergerakan massa ini, arus lalu lintas menuju arah Jalan Indrapura terpantau padat merayap. Pihak kepolisian dari Polrestabes Surabaya tampak bersiaga penuh guna mengawal jalannya aksi agar tetap kondusif dan mencegah adanya provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

​Hingga berita ini diturunkan, massa terus berdatangan dan orasi-orasi tajam mulai menggema di depan gerbang parlemen Jawa Timur. Tim BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID akan terus mengawal perkembangan aksi ini hingga ada titik terang dari pihak terkait.

Reporter: Tim Investigasi Biro Surabaya
Editor: Redaksi 

Posting Komentar