BREAKING NEWS

Klarifikasi UD Tiara : Menyatakan bahwa Usahanya Telah berizin Resmi, dan Siap berbenah menuju Lebih Baik.

GRESIK || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Tabir misteri di balik kokohnya operasional usaha yang melibatkan penggunaan bahan kimia milik UD Tiara di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, perlahan mulai terang benderang. Berdasarkan hasil investigasi mendalam dan laporan keresahan masyarakat, aktivitas pemrosesan zat kimia yang terindikasi kuat awalnya diduga tidak mengantongi izin resmi (ilegal) ini disinyalir sengaja dipelihara dan mendapat perlindungan khusus alias "dibekingi" oleh oknum. Ternyata hal ini tidak benar adanya, dan pihak Pengelola maupun pemilik telah memberikan klarifikasi resmi sebagaimana diterangkan dalam hak jawab.

Hasil Investigasi di Lapangan

Tim investigasi di lapangan berhasil menghimpun sejumlah fakta krusial yang menguatkan adanya dugaan praktik pelanggaran hukum yang terstruktur:

​Operasional Lembur Malam Hari: Demi mengurangi perhatian publik dan petugas berwenang, aktivitas pengolahan bahan menggunakan kimia sengaja dijalankan hingga larut malam.

​Gudang Penimbunan Zat Berbahaya: Ditemukan puluhan drum dan jeriken berkapasitas besar berisi cairan kimia pekat yang ditumpuk tanpa standar keamanan lingkungan (AMDAL) yang jelas.

​Metode Oplosan Tradisional yang Rentan Proses pencampuran zat kimia dilakukan secara manual menggunakan peralatan seadanya, mengandalkan kompor serta instalasi selang yang terhubung langsung pada tabung gas—sangat rawan memicu kecelakaan kerja 

​Warga sekitar dipaksa menghirup bau menyengat setiap hari, ditambah dengan adanya buangan limbah yang diduga mencemari kualitas air dan tanah pemukiman.

Awalnya karena adanya Sikap bungkam dan lambatnya respons dari pemilik usaha maupun pengelola setempat, hal ini memicu dugaan miring. 

​"Kami hanya ingin lingkungan yang bersih dan sehat. Kalau memang ada pelanggaran, jangan ada yang dilindungi! Hukum harus adil untuk semua, jangan tumpul ke atas tajam ke bawah," 

Hingga berita ini diturunkan, redaksi terus berupaya konfirmasi pada pihak pihak terkait.

Hak Jawab UD Tiara: "SOP Sudah Ada, dan sudah diterapkan dengan baik, Oknum Karyawan juga selalu kami ingatkan" serta bab izin Alhamdulillah sudah berizin.

​Merespons derasnya tuntutan publik dan pemberitaan tersebut, pihak Pengelola dan Pemilik UD Tiara langsung bergerak cepat dengan menggelar pertemuan mediasi serta koordinasi intensif. Kepada redaksi, perwakilan manajemen UD Tiara memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan benang merah persoalan.

​Pihak manajemen menegaskan bahwa UD Tiara sebenarnya sudah memiliki dan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat terkait keamanan, pengelolaan zat, hingga jam operasional kerja. Namun, berdasarkan hasil investigasi internal usai mediasi, ditemukan bahwa pelanggaran-pelanggaran berbahaya di lapangan tersebut murni dilakukan oleh oknum karyawan yang tidak patuh.

​"Kami terkejut mendapati fakta ini. Setelah kami urai dalam mediasi, ternyata ada oknum karyawan kami sendiri yang melanggar SOP yang telah ditetapkan perusahaan. Aktivitas di luar prosedur itu berjalan tanpa sepengetahuan dan izin dari pihak manajemen pusat," ujar perwakilan pengelola UD Tiara.

Apresiasi Kontrol Sosial Media dan Janji Evaluasi Total

​Pihak UD Tiara menyatakan tidak akan lari dari tanggung jawab. Mereka berjanji segera melakukan tindakan tegas terhadap oknum karyawan yang bermain, sekaligus melakukan perbaikan menyeluruh pada sistem proteksi lingkungan dan keselamatan kerja di gudang Menganti.

​Manajemen UD Tiara juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada awak media serta masyarakat yang telah mengawal kasus ini.

​"Kami sangat berterima kasih sudah ditegur dan diingatkan. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya rekan-rekan media selaku kontrol sosial yang sudah mengingatkan kami. Tanpa adanya fungsi kontrol ini, kami tidak akan tahu ada kelalaian di tingkat bawah. Kami siap memperbaiki diri agar kedepan operasional kami menjadi lebih baik lagi dan tidak merugikan warga," tambahnya.

Berdasarkan Hak Jawab diatas. Maka Kami atas nama Tim Redaksi Mengucapkan banyak Terimakasih atas Penjelasan dan Konfirmasinya serta koordinasinya. Sehingga Kini telah ketemu titik terang, dan Permasalahan kami Menyatakan Clear Selesai.

Semoga Kedepan Menjadi Lebih Baik, serta Mari tetap ciptakan Kondusivitas dan kami menghimbau agar dampak lingkungan selalu diperhatikan. 

Sekali lagi hak jawab telah kami berikan. Dan Jawabanpun telah kami Terima,  maka kamipun juga mengucapkan banyak terimakasih karena telah memberikan klarifikasi dengan baik.

(Red/Tim)


Posting Komentar