BREAKING NEWS

Gelar Operasi Cipta Kondisi, Tim Gabungan Sisir Kafe Remang Remang Di Gresik

Gresik || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID-
Guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), ratusan personel gabungan menggelar Operasi Cipta Kondisi berskala besar di sejumlah kafe dan tempat hiburan malam di wilayah Kabupaten Gresik pada Sabtu (25/7/2026) malam hingga Minggu (26/7/2026) dini hari.

​Penyisiran di Limit Lima Kawasan Rawan

​Sebanyak 100 personel diterjunkan dalam operasi yang dipimpin langsung oleh Satpol PP Kabupaten Gresik. Kegiatan ini turut melibatkan personel sinergis dari Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik, Garnisun, Subdenpom/CPM, BNN, hingga Dinas Kesehatan Gresik.

​Tim gabungan bergerak menyisir lima titik sasaran utama yang disinyalir kerap menjadi pusat aktivitas keramaian malam, yakni:

​Kawasan Jalan Noto Prayitno
​Kawasan Jalan Siti Fatimah Binti Maimun
​Kawasan Jalan Karangkiring
​Kawasan Betiring
​Kawasan Jalan Raya Duduksampeyan

​Tes Narkoba dan Skrining HIV Di Tempat

​Tidak hanya sekadar memeriksa kelengkapan perizinan dan kepatuhan jam operasional, petugas mengambil langkah tegas dan terukur dengan menggelar tes urin narkoba serta tes HIV secara mendadak (on the spot).

​Pemeriksaan Lengkap: Sebanyak 50 orang yang terdiri dari 10 pemilik warung/kafe dan 40 orang penjaga kafe langsung dijaring untuk menjalani pemeriksaan medis dan tes pemindaian oleh BNN serta Dinkes.

​Langkah preventif ini diambil sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan obat-obatan terlarang serta mendukung terciptanya lingkungan usaha yang sehat, bersih, dan bebas dari barang haram. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi serta pembinaan kepada para pelaku usaha agar senantiasa mematuhi Peraturan Daerah (Perda) dan menjaga ketertiban umum.

​Teguran Hingga Sanksi Tegas Menanti Pelanggar

​Kepala Satpol PP Kabupaten Gresik, Agus Halomoan Sinaga, menegaskan bahwa Operasi Cipta Kondisi ini merupakan komitmen nyata aparat penegak Perda dalam menjaga situasi wilayah Gresik tetap aman, tertib, dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan malam hari.

​"Operasi ini adalah langkah preventif. Namun, apabila dalam pelaksanaan di lapangan ditemukan pelanggaran mendasar, kami tidak segan-segan memberikan teguran keras hingga tindakan hukum sesuai dengan aturan dan Perda yang berlaku," tegasnya.

​Hingga operasi berakhir menjelang subuh, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkendali tanpa ada gejolak. Pemerintah Kabupaten Gresik berharap sinergi antarlembaga ini terus terjalin demi menciptakan iklim lingkungan usaha yang tertib, kondusif, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

​Reporter: Tim Investigasi
Editor: Redaksi 

Posting Komentar