Mafia Solar Subsidi "Gentayangan" di Gresik: Diduga Kuat Dilindungi, Aksi Kelompok Roni Terendus Tim Investigasi
GRESIK - BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Praktik penyalahgunaan BBM jenis Solar subsidi di wilayah Kabupaten Gresik kian terang-terangan dan terkesan "kebal hukum". Investigasi mendalam di lapangan menemukan fakta mencengangkan: para pelaku mafia BBM diduga kuat memiliki pelindung (backing) yang membuat mereka melenggang bebas tanpa rasa takut sedikitpun terhadap aparat penegak hukum.
Berdasarkan pemantauan tim investigasi di SPBU Krikilan, Kecamatan Driyorejo, pada Rabu malam (4/3/2026), terlihat pergerakan kelompok yang diduga dikoordinir oleh sosok berinisial Roni—pemain lama yang sudah malang melintang dalam bisnis ilegal ini.
Terendus Tim Investigasi, Aksi "Heli" Mendadak Disetop
Dalam pengintaian tersebut, tim menemukan tiga armada truk boks yang diduga telah dimodifikasi untuk menampung ribuan liter Solar subsidi (truk "heli"). Begitu satu armada selesai melakukan pengisian dengan modus berganti-ganti plat nomor dan barcode, tim investigasi segera melakukan pergerakan untuk memantau lebih dekat.
Merasa aksinya terendus, kelompok ini panik. Meski tiga armada telah bersiaga di lokasi, mereka mendadak membatalkan pengisian untuk unit lainnya.
"Begitu mereka tahu ada tim kami yang memantau, mereka tidak berani mengambil solar lagi. Mereka memilih standby dan pura-pura parkir untuk mengelabui situasi," ujar sumber dari tim investigasi di lapangan.
Keberanian mereka untuk "gentayangan" di ruang publik dengan armada yang jelas-jelas terlihat mencurigakan menjadi indikator kuat adanya oknum yang memberikan jaminan keamanan bagi operasional mereka.
"Backing" Kuat dan Lemahnya Pengawasan
maman, aktivis sosial yang turut mengawasi pergerakan mafia BBM di Gresik, menegaskan bahwa fenomena ini bukanlah rahasia umum lagi. Menurutnya, mustahil aksi "kucing-kucingan" dengan kuota ribuan liter ini bisa berjalan masif tanpa ada "restu" atau oknum yang melindungi di belakangnya.
"Ini bukan aksi amatir. Roni ini sudah malang melintang. Kalau mereka berani beroperasi terang-terangan dan tidak takut meski sudah sering dipantau, ini pertanda kuat ada backing kuat yang membuat mereka merasa aman," tegas maman
Ia juga menyoroti kebisuan aparat kepolisian setempat.
Meski telah berulang kali dilaporkan, tindakan nyata di lapangan minim, yang mengakibatkan kerugian negara terus membengkak demi mensubsidi BBM yang justru dinikmati oleh para mafia.
Modus Operandi: Mengakali Sistem
Modus yang digunakan kelompok ini tetap konsisten:
• Manipulasi Barcode & Plat Nomor: Menggunakan banyak plat nomor berbeda dengan barcode MyPertamina yang diputar untuk mengisi Solar berkali-kali melampaui kuota resmi.
• Modifikasi Tangki: Truk boks yang digunakan telah dimodifikasi dengan pompa dan tangki kempu di dalam box untuk menampung ribuan liter solar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan tegas dari pihak berwenang terkait maraknya aktivitas truk "heli" di SPBU Krikilan yang sangat meresahkan masyarakat tersebut. Investigasi akan terus berlanjut untuk membongkar siapa sosok di balik perlindungan bisnis haram ini.
Tim Investigasi
Editor: Redaksi
