BREAKING NEWS

Gara-Gara Buru-Buru, Pemotor "Nekat" Disambar KA Sangkuriang di Perlintasan Maut Bedadung

JEMBER || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID-
Nyawa seolah tak ada harganya di jalanan. Akibat kurangnya kesadaran dan sikap keras kepala saat berkendara, sebuah insiden berdarah kembali terjadi di wilayah hukum Jember, Jawa Timur. Seorang pengendara motor harus menelan pil pahit setelah kendaraan yang ditungganginya ringsek dihantam "Ular Besi" KA Sangkuriang pada Rabu (13/05/2026) sore.

​Detik-Detik Maut di JPL Bedadung
​Berdasarkan pantauan tim investigasi di lapangan dan merujuk pada rekaman amatir yang viral di akun @railfanssindo, peristiwa mencekam ini terjadi di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) Bedadung, Pakuhaji. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB ini memperlihatkan betapa rendahnya kedisiplinan oknum pengguna jalan.

​Informasi yang dihimpun tim , pemotor tersebut melaju kencang dari arah selatan. Seolah tuli dan buta akan bahaya, ia nekat menerobos perlintasan tanpa penjagaan tersebut, padahal posisi KA Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung sudah sangat dekat.

​Semboyan 35 Diabaikan, Benturan Tak Terhindarkan
​Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, saat dikonfirmasi awak media menegaskan bahwa pihak masinis telah menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan sangat ketat.

​"Masinis sudah berkali-kali membunyikan Semboyan 35 (klakson lokomotif) sebagai peringatan keras. Namun, peringatan itu diabaikan oleh pengendara. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, temperan tidak dapat dihindari," tegas Cahyo dengan nada prihatin, Kamis (14/05).

​Benturan keras di JPL 168 km petak jalan Kotok (KTK) – Arjasa (AJ) ini memaksa rangkaian kereta melakukan prosedur 'Berhenti Luar Biasa' untuk mengecek kondisi rangkaian, yang tentu saja merugikan ratusan penumpang lainnya akibat ulah satu orang yang tidak sabar.

​Catatan Investigasi: Nyawa Bukan Taruhan!
​Tim menyoroti bahwa perlintasan tidak dijaga seringkali menjadi "ladang pembantaian" akibat minimnya etika berkendara. Kasus di Jember ini menjadi tamparan keras bagi aparat terkait dan masyarakat untuk lebih waspada.

​Hingga berita ini diturunkan, bangkai kendaraan telah dievakuasi, sementara kondisi korban masih dalam penanganan medis secara intensif. Pihak kepolisian pun diharapkan melakukan investigasi lebih lanjut terkait unsur kelalaian dalam berlalu lintas ini.

​Reporter: Husna
Editor: Redaksi 

Posting Komentar