Ruang Bedah Jantung RSUD Dr. Soetomo Terbakar, Asap Pekat Kepung Lantai 1 hingga 6
SURABAYA || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID-
Kebakaran hebat melanda lantai 5 Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, pada Jumat (15/5) pagi. Insiden maut yang terjadi di salah satu fasilitas medis vital ini menelan satu korban jiwa, sementara puluhan pasien lainnya terpaksa dievakuasi di tengah kepungan asap pekat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, laporan kebakaran pertama kali diterima oleh petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 06.30 WIB. Asap hitam pekat tampak membubung tinggi dari bagian atas gedung, memicu kepanikan di area rumah sakit dan terlihat jelas oleh warga di luar kompleks RSUD Dr. Soetomo.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, membenarkan adanya korban jiwa dalam musibah ini. Seorang pasien yang tengah berada di ruang perawatan intensif dilaporkan meninggal dunia.
"Di ICU pasien, satu pasien sudah dinyatakan meninggal dunia. Yang satu dilakukan evakuasi," ujar Rini saat memberikan konfirmasi kepada awak media, Jumat (15/5).
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan telah berhasil mengevakuasi sedikitnya 33 pasien yang berada di Gedung PPJT. Seluruh pasien tersebut langsung dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) guna memastikan mereka tetap mendapatkan penanganan medis yang aman dan berkelanjutan.
Terkait titik awal munculnya api, Rini menjelaskan bahwa kebakaran bersumber dari salah satu ruangan krusial di lantai tersebut.
"Kejadian berada di lantai 5 PPJT. Sumber utama kebakaran di ruang bedah," jelasnya.
Imbas dari kebakaran di ruang bedah jantung tersebut, kepulan asap tebal dengan cepat menyebar dan mengontaminasi hampir seluruh area vertikal bangunan, mempersulit situasi di dalam gedung.
"Asap lantai 1 sampai 6. Sumber utama ruang bedah jantung," pungkas Rini.
Tragedi ini memantik sorotan publik terkait sistem proteksi kebakaran dan standar keselamatan (K3) pada fasilitas pelayanan publik, khususnya rumah sakit yang menampung pasien dalam kondisi kritis.
Penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran di ruang bedah tersebut kini tengah dinantikan oleh berbagai pihak.
Najib / Redaksi
