Kapolsek Menganti Gerak Cepat Redam Amarah Massa, Amankan Pria Misterius di Gudang Kedelai Boboh
GRESIK || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID – Kepemimpinan responsif dan humanis kembali ditunjukkan oleh jajaran Korps Bhayangkara di wilayah hukum Polres Gresik. Di bawah komando langsung Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, S.Tr.K., S.I.K., personel Polsek Menganti bergerak dengan kecepatan penuh merespons jeritan informasi masyarakat terkait adanya ancaman kriminalitas di Jalan Raya Desa Boboh, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, pada Minggu (14/06/2026) dini hari.
Aksi sigap perwira pertama polisi berpangkat balok tiga ini berhasil meredam potensi main hakim sendiri oleh warga, sekaligus menyelamatkan seorang pria yang dicurigai berinisial AK alias Dogles (36), warga asal Mimika yang berdomisili di Pati, Jawa Tengah.
Insting Tajam Saksi dan Detik-Detik Pengamanan Terduga Pelaku
Berdasarkan investigasi mendalam tim Busermediainvestigasi.id, ketegangan bermula sekira pukul 01.00 WIB di depan sebuah gudang kedelai. Seorang saksi mata, Sudarmansyah (25), mencium gelagat tidak beres dari seorang pria asing yang duduk di kursi depan gudang. Dari jarak 15 meter, pria tersebut kepergok hendak menguasai sebuah handphone (HP) milik salah satu pekerja.
Saksi yang sigap langsung menegur terduga pelaku hingga urung melancarkan aksinya. Khawatir akan situasi yang tidak kondusif, warga setempat langsung mengamankan pria tersebut dan melaporkan insiden ini secara digital via WhatsApp layanan cepat "Cak Rama".
Komando Kilat AKP Arif Rahman di Lapangan
Menerima laporan darurat tersebut, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman langsung menginstruksikan anggotanya untuk meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan hitungan menit. Tepat pukul 01.30 WIB, petugas kepolisian tiba di lokasi, menyisir area, dan langsung mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti satu unit sepeda motor ke Mapolsek Menganti demi menjaga situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) tetap kondusif.
"Kami bergerak cepat demi memastikan keselamatan semua pihak dan menegakkan hukum serta keadilan di wilayah Menganti," tegas sumber internal yang selaras dengan instruksi Kapolsek.
Penyelesaian Berkeadilan dan Pelayanan Berbasis Hati
Drama dini hari tersebut berakhir damai di bawah kebijakan bijak AKP Arif Rahman. Setelah dilakukan introgasi mendalam di Mapolsek, sang pemilik HP, Mohamad Taufik (59), menyadari bahwa tidak ada kerugian material yang ia alami. Atas dasar keikhlasan dan pendekatan persuasif dari Kapolsek, korban sepakat menandatangani surat pernyataan tidak bersedia membuat Laporan Polisi (LP).
Tidak berhenti di situ, implementasi nyata dari slogan Kapolsek Menganti tercermin kuat dalam penyelesaian kasus ini. Alih-alih melepaskan begitu saja, AKP Arif Rahman justru memerintahkan anggotanya untuk memberikan perlindungan dan pembinaan, bahkan mengantarkan langsung pria yang dicurigai tersebut ke terminal bus agar bisa pulang dengan selamat ke tempat kerjanya di Pati, Jawa Tengah.
Langkah taktis, cepat, dan penuh empati yang dipimpin langsung oleh AKP Arif Rahman ini menjadi bukti nyata komitmen jajaran Polres Gresik: "Jadilah Anggota Polri yang Bisa Merasa, Bukan Merasa Bisa. Layani Masyarakat dengan Hati (Senyum, Sapa, Salam)."
Reporter: Tim Investigasi Biro Gresik
Editor: Redaksi
