BREAKING NEWS

UPDATE SEPUTAR PEMKAB: Bukan Sekadar Kunjungan, Bupati Yani Datang Membawa Harapan bagi Pencari Kerja Gresik

Gresik – BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Di tengah ketatnya persaingan dunia kerja, kehadiran negara menjadi harapan besar bagi para pencari nafkah. Itulah yang tergambar saat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun langsung ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik, Selasa (11/02), menyapa ratusan pencari kerja yang tengah mengikuti proses rekrutmen dan wawancara kerja.

Kunjungan orang nomor satu di Kabupaten Gresik ini bukan sekadar seremonial. Bupati Yani ingin memastikan Disnaker benar-benar berfungsi sebagai hub strategis penyerapan tenaga kerja lokal, sekaligus jembatan nyata antara dunia industri dan masyarakat Gresik yang sedang berjuang mendapatkan pekerjaan.

Pantauan di lokasi, ratusan pelamar tampak antusias mengikuti tahapan seleksi dari tiga perusahaan yang membuka lowongan kerja melalui Disnaker Gresik. Perusahaan tersebut antara lain PT Geabh Joint Technologi dengan 239 pelamar, PT Keramik Diamond Indonesia sebanyak 178 pelamar, serta Mitra Tata Kerja dengan 73 pelamar.

Secara keseluruhan, tersedia sekitar 300 lowongan kerja dengan beragam posisi, mulai dari operator, teknisi, mekanik, hingga level pengawas dan kepala unit. Seluruh pelamar sebelumnya telah mendaftar secara daring melalui website Gresik Kerja, platform layanan ketenagakerjaan milik Disnaker Gresik yang dirancang untuk memastikan proses rekrutmen berjalan terbuka, transparan, dan akuntabel.

Di sela-sela kunjungannya, Bupati Yani menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pencari kerja. Ia memberikan motivasi agar para pelamar tetap optimistis, percaya diri, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tahapan seleksi.

Tak hanya itu, kepada perwakilan perusahaan, Bupati Yani menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas komitmen membuka kesempatan kerja bagi masyarakat Gresik melalui fasilitasi Disnaker. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha adalah kunci utama menekan angka pengangguran.

“Pemkab Gresik akan terus hadir memfasilitasi masyarakat, mulai dari penyediaan informasi lowongan kerja yang transparan dan mudah diakses, hingga pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan industri. Harapannya, tenaga kerja lokal Gresik semakin siap dan berdaya saing,” tegas Bupati Yani.
Salah satu pelamar kerja, Ahmad Siroj At Tamami (23), warga Desa Sukomulyo, mengaku baru pertama kali mengikuti proses wawancara kerja yang difasilitasi langsung oleh Disnaker Gresik. Ia mengapresiasi sistem digital yang diterapkan.

“Saya pertama kali ikut interview di Disnaker. Daftarnya lewat website Gresik Kerja, sama sekali tidak ada kesulitan dan sangat usable,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Yani juga menyerahkan Santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada dua ahli waris pekerja rentan Kabupaten Gresik yang dibiayai melalui APBD 2025. Masing-masing santunan sebesar Rp42.000.000 diserahkan kepada ahli waris almarhum Arif Widodo dan almarhumah Sri Indayani.

Penyerahan santunan ini menegaskan bahwa kebijakan ketenagakerjaan Pemerintah Kabupaten Gresik tidak hanya berorientasi pada penyerapan tenaga kerja, tetapi juga perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya. Negara hadir, tidak hanya saat warganya bekerja, tetapi juga saat mereka kehilangan tulang punggung keluarga.

HDK/ Redaksi 

Posting Komentar