BREAKING NEWS

Mengetuk Pintu Langit Lewat Berbagi : Novi Ayla Artis KDI Tiada Henti Menebar Kebaikan Bersama Tim PJBW ke-70!

JAKARTA – BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID | Aroma kepedulian kembali menyeruak di tengah hiruk-pikuk Ibu Kota. Bukan sekadar isapan jempol, Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) yang kini memasuki edisi ke-70 kembali melakukan "penetrasi" sosial. Kali ini, sebuah pemandangan tak biasa terjadi di kawasan Condet, Jakarta Timur. Penyanyi religi kenamaan, Novi Ayla, turun langsung ke jalanan, membuktikan bahwa empati tak boleh mati di tengah gemerlap panggung hiburan.


Ketukan Pintu Langit di Yayasan Al-Hawi
​Jumat pagi (10/04/2026), tim investigasi kemanusiaan PJBW yang dikomandoi oleh Agus Santosa menyambangi kediaman sang artis "Cintai Aku Karena Allah" (CAKA) tersebut. Tanpa basa-basi, Novi Ayla yang dikenal santun langsung menyambut tim dengan wajah sumringah dan semangat yang membara.

​Aksi dimulai dengan "serangan" kasih sayang ke Yayasan Yatim Piatu Al-Hawi. Sebanyak 50 boks nasi dan puluhan dus air mineral didistribusikan. Pengurus yayasan sempat tertegun melihat kehadiran rombongan, namun suasana berubah menjadi haru dan penuh syukur. Bantuan tersebut dipastikan mendarat tepat sasaran ke tangan anak-anak yatim tepat saat azan Jumat berkumandang.Menyisir Trotoar, Menembus Batas Kemiskinan

​Acara Berbagi Keberkahan Sosial kemanusiaan ini berlanjut. Novi Ayla, didampingi putra tercintanya, Muhammad Saka, tak segan mengelilingi sudut-sudut Condet hingga Cililitan. Target mereka jelas: kaum marjinal yang terlupakan oleh derap pembangunan.

​Satu per satu "pejuang hidup" di pinggir jalan disapa dengan hangat:
• ​Bude Tanti, pedagang sayur keliling yang tak menyangka pelanggannya turun ke jalan membawa berkah.
• ​Pak Usno, seorang pemulung yang nampak berkaca-kaca menerima bantuan.
• ​Pak Danang, pedagang es cendol yang tengah berjuang di bawah terik matahari.
• ​Hingga barisan ibu-ibu lansia dan petugas keamanan (security) yang tetap setia menjaga lingkungan.

"Saya ingin berbagi, bukan untuk dipuji, tapi karena hati ini terpanggil. Melihat senyum mereka adalah bayaran yang lebih mahal dari kontrak panggung mana pun," ungkap Novi Ayla dengan nada bergetar penuh haru kepada tim media.Secara Terpisah Gus Aulia, S.E., S.H., M.M., M.PH selaku Ketua Presidium DPP Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia PWDPI Beliau sangat sangat Mengapresiasi langkah menuju berkah yang dilakukan Novi Ayla KDI, Beliau Berpesan Jangan Lelah Untuk Berbuat Baik, Ojo Leren Dadi Uwong Apik, Ingat Hidup ini Adalah Pengabdian, Berusahalah jadilah Insan yang Manfaat dan ditiap tiap Jejak langkah dalam menapaki Kehidupan Selalu Bersyukurlah dalam setiap keadaan Apapun JudulNya Alhamdulillah ( Alhamdulillah Alla kulli hal) Nasehat Beliau, Saat diwawancarai awak media 14/04/2026.

​Adapun Giat Novi Ayla KDI . Tak berhenti di Jakarta Timur bagian selatan, rombongan bergerak menuju TPU Prumpung, Cipinang Besar Utara. Di tengah nisan-nisan bisu, Tim PJBW menemui realita pahit: puluhan keluarga pra-sejahtera yang menggantungkan hidup di sekitar pemakaman. Ibu Waryani dan Ibu Suryati, mewakili kaum rentan, nampak sumringah saat nasi kotak mendarat di tangan mereka.

​Sebelumnya, tim juga terpantau melakukan "operasi" serupa di wilayah Babelan, Bekasi, menyisir pemulung di pinggiran Tol Becakayu hingga petugas taman.

Komitmen Tanpa Henti
​Aksi maraton PJBW ke-70 ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara insan pers dan publik figur bisa menjadi kekuatan besar. Novi Ayla bahkan memberikan sinyal kuat: Ia siap "ber-investigasi" lagi dalam aksi sosial selanjutnya, termasuk rencana kolaborasi strategis dengan jajaran Polres Metro Jakarta Timur dan Polres Tangerang.

​Siapa yang menyangka, di balik suara emasnya, tersimpan nyali besar untuk turun ke titik-titik kumuh demi memastikan tak ada perut yang lapar di hari Jumat.
Pantau Terus Aksi Nyata Kami Hanya di BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID – Tajam, Terpercaya, dan Berpihak pada Rakyat!

Komitmen Selalu Menyajikan Fakta dibalik Berita.

Reporter : ICA JKT
EDITOR: Redaksi 


Posting Komentar