BREAKING NEWS

Kelelawar Hitam Community Tuban Resmi Berdiri, Siap Berikan Advokasi Hukum bagi Masyarakat Kecil

TUBAN || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID-
Akses terhadap keadilan bagi masyarakat kecil kini mendapat angin segar di Bumi Wali. Komunitas Kelelawar Hitam Community (KHC), sebuah wadah yang bergerak di bidang bantuan dan advokasi hukum, resmi mendeklarasikan eksistensinya melalui agenda kopi darat (kopdar) dan silaturahmi pada Sabtu malam (6/6/2026).

​Acara perkenalan tersebut digelar di markas besar KHC yang terletak di kawasan Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

​Meski baru diinisiasi pada Januari 2026, KHC membawa visi besar: meruntuhkan sekat pembatas bagi masyarakat menengah ke bawah yang selama ini kerap kesulitan mendapatkan akses keadilan hukum. Komunitas ini berkomitmen penuh memberikan pendampingan hukum, baik dalam perkara pidana maupun perdata, sekaligus mengawal berbagai dinamika sosial di tengah masyarakat.

​Ketua Kelelawar Hitam Community, Ahmad Choirul Abidin, menegaskan bahwa KHC lahir dari rahim kepedulian terhadap ketimpangan hukum yang sering menimpa masyarakat rentan.

​"Kami hadir untuk menjadi jembatan bagi masyarakat yang buta hukum atau sedang mengalami persoalan hukum, agar mereka mendapatkan hak pendampingan yang tepat dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku," ujar Ahmad di sela-sela acara.

​Komitmen tersebut diamini oleh Penasihat Hukum KHC, Ainur Risalafuddin, S.H. Ia memastikan bahwa kehadiran mereka akan berfokus pada pemenuhan hak-hak hukum warga kurang mampu secara cuma-cuma namun tetap profesional.

​"Kami ingin memastikan masyarakat kecil mendapatkan keadilan yang substantif saat berhadapan dengan hukum. Seluruh proses pendampingan yang kami lakukan akan tetap mengedepankan aturan hukum yang berlaku serta menjunjung tinggi prinsip keadilan," tegas Ainur di hadapan para anggota dan tamu undangan.

​Sinergi Lintas Organisasi

​Demi memperkuat daya jangkau dan efektivitas gerakannya, KHC membuka pintu kolaborasi selebar-lebarnya dengan jaringan sipil lain. Beberapa organisasi yang siap bersinergi di antaranya Lembaga Investigasi Negara (LIN), Alam Bersatu Jaya, hingga Madura Asli (Madas).

​Langkah taktis ini mendapat sambutan hangat dari Wakil Direktur DPP Mandala II Lembaga Investigasi Negara (LIN), Markat Noor Hadi, yang turut hadir dalam acara tersebut.

​"Kami menyambut baik dan mengapresiasi lahirnya Kelelawar Hitam Community sebagai mitra strategis dalam membela hak masyarakat. Semoga ke depan terjalin kerja sama yang solid dan saling menguatkan dalam memberikan pelayanan serta pendampingan," tutur Markat.

​Tak puas hanya bergerak di Tuban, KHC juga tengah bersiap melebarkan sayap organisasi dengan membentuk cabang di berbagai kabupaten lain di Jawa Timur. Ekspansi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan advokasi, sekaligus menumbuhkan kesadaran hukum yang merata di lapisan masyarakat akar rumput.

​kontributor: Cak Sanek
Editor: Redaksi 

Posting Komentar