Pemancing Yang Jatuh Dikali Lamong Ditemukan Pagi ini dalam Kondisi Tewas, Pencarian Dinyatakan Selesai dan ditutup.
GRESIK || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID-
Peristiwa tragis yang menimpa seorang pemancing di kawasan perbatasan Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya akhirnya mencapai titik terang. Setelah dilakukan pencarian intensif oleh Tim SAR gabungan, korban yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Kali Lamong ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa pagi (09/06/2026).
Korban diketahui bernama Lukman Hakim (23), seorang pemuda asal Kelurahan Romokalisari, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. Jasad korban ditemukan mengapung oleh warga sekitar pukul 05.30 WIB, berjarak sekitar 131 meter dari titik awal lokasi korban dilaporkan hilang tenggelam.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, membenarkan informasi penemuan jasad pemuda tersebut. Menurutnya, informasi awal didapat dari laporan warga yang melihat adanya benda mengapung di permukaan sungai yang dipastikan adalah tubuh korban.
"Benar, korban sudah ditemukan sekitar pukul setengah enam pagi tadi dalam keadaan meninggal dunia. Tim SAR gabungan yang berada di lokasi langsung bergerak cepat mengevakuasi korban untuk kemudian diserahkan dan dibawa ke rumah duka," ujar Sukardi saat dikonfirmasi oleh awak media.
Kronologi Kejadian: Terpeleset dari Jembatan Rel Kereta Api
Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun tim investigasi di lapangan, insiden mematikan ini bermula pada Senin pagi (08/06/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Korban bersama kerabatnya, Riski (24), berniat menyalurkan hobi memancing di kawasan tersebut.
Demi mendapatkan posisi memancing yang pas, korban nekat naik ke atas jembatan rel kereta api yang membentang tepat di atas aliran Sungai Kali Lamong. Namun nahas, diduga karena kehilangan keseimbangan, korban mendadak terpeleset dan jatuh ke dalam sungai yang berarus cukup dalam tersebut.
"Korban terpeleset jatuh ke sungai. Rekan mancing korban sempat berupaya memberikan pertolongan dengan menarik tangan korban, namun karena beban dan situasi yang cepat, upaya tersebut gagal hingga akhirnya korban tenggelam dan hilang terseret arus," jelas Sukardi secara detail.
Melihat kerabatnya tenggelam, Riski seketika panik dan langsung berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar, yang kemudian diteruskan ke pihak berwajib dan instansi terkait.
Operasi SAR Gabungan Resmi Ditutup
Penemuan jasad Lukman Hakim ini sekaligus menyudahi operasi pencarian besar-besaran yang digelar sejak Senin lalu. Operasi SAR gabungan ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, antara lain BPBD Kabupaten Gresik, BPBD Kota Surabaya, Basarnas Kantor SAR Surabaya, jajaran Kepolisian setempat, serta dibantu oleh para relawan dan warga sekitar.
Dengan ditemukannya korban, pihak berwenang menyatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) di Kali Lamong resmi ditutup. Pihak keluarga korban pun tak kuasa menahan kesedihan saat jenazah pemuda malang tersebut tiba di rumah duka untuk proses pemakaman.
Atas kejadian ini, petugas mengimbau kepada masyarakat luas, khususnya para penghobi pancing, untuk lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat memilih lokasi memancing, terutama di area-area rawan dan berbahaya seperti jembatan kereta api atau tepian sungai berarus deras.
Pewarta: Tim Investigasi
Editor: Redaksi
