Sikat Habis Pelaku Curanmor, Polsek Gubeng Kembalikan Motor Korban: "Jadilah Polisi Bagi Diri Sendiri!"
Surabaya || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID - Komitmen jajaran Polrestabes Surabaya dalam memberantas tindak kejahatan jalanan, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), terus membuahkan hasil gemilang. Tidak hanya sukses menggulung para pelaku, korps berbaju cokelat ini juga berhasil menyelamatkan barang bukti dan mengembalikannya ke tangan pemilik sah.
Terbaru, Unit Reskrim Polsek Gubeng menyerahkan dua unit sepeda motor matik hasil kejahatan kepada korbannya. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian tidak hanya fokus pada penegakan hukum, meltas juga peduli pada sisi kemanusiaan dan pelayanan masyarakat.
Kanit Reskrim Polsek Gubeng, IPDA Dwi S, mengungkapkan bahwa penyerahan dua unit kendaraan roda dua tersebut dilakukan pada Kamis, 4 Juni 2026. Kedua motor matik tersebut sebelumnya diamankan dari tangan dua tersangka berbeda yang kerap mengacak-acak wilayah hukum Kota Surabaya.
“Kasus ini berhasil kami ungkap berkat kerja keras dan sinergi jajaran Reskrim di lapangan. Alhamdulillah, motor-motor ini berhasil kami amankan dalam kondisi utuh sebelum sempat dilempar ke penadah,” tegas IPDA Dwi S saat dikonfirmasi media ini.
Spesialis Pemburu Motor Matik Ambruk
Berdasarkan hasil investigasi dan pengembangan, kedua pelaku yang diringkus merupakan komplotan spesialis pemburu motor matik. Rekam jejak mereka terbilang licin dan telah beraksi di belasan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Surabaya.
“Kedua pelaku ini sudah beraksi di belasan TKP. Rekam jejak kejahatan mereka cukup panjang. Namun pelarian mereka berakhir di tangan Tim Antibandit. Keduanya saat ini sudah kami jebloskan ke sel tahanan untuk proses hukum lebih lanjut, sementara motor korban langsung kami kembalikan,” jelasnya dengan nada tegas.
Wujud Pelayanan Prima dan Kepedulian Kemanusiaan
IPDA Dwi S menambahkan, pengembalian kendaraan ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan prima Kepolisian Republik Indonesia. Ada rasa haru dalam penyerahan ini, mengingat kendaraan tersebut sangat dinanti oleh korbannya untuk mencari nafkah.
"Kami memahami betul kesulitan korban. Apalagi, salah satu korban adalah tulang punggung keluarga yang sangat bergantung pada motor tersebut untuk bekerja sehari-hari. Semoga dengan kembalinya motor ini, mereka bisa kembali beraktivitas dan mengais rezeki," imbuhnya.
Selama menakhodai Unit Reskrim Polsek Gubeng, IPDA Dwi S memang dikenal getol dan tanpa kompromi memburu pelaku kejahatan konvensional (3C: Curat, Curas, Curanmor). Tercatat, sudah beberapa kali unit kendaraan hasil curian berhasil dikembalikan kepada pemilik aslinya.
Imbauan Tegas: Jadilah Polisi Bagi Diri Sendiri!
Menyikapi masih maraknya potensi kerawanan curanmor, perwira dengan balok satu di pundak ini memberikan warning keras sekaligus imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak lengah.
“Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk tetap primpen (waspada dan rapi) dalam menyimpan kendaraan. Yang terpenting, jadilah polisi bagi diri sendiri. Artinya, kita harus memiliki kesadaran tinggi untuk mencegah aksi kejahatan sebelum terjadi,” imbaunya.
Di akhir wawancara, Kanit Reskrim meminta masyarakat untuk meningkatkan sistem pengamanan mandiri pada kendaraan mereka.
“Jangan hanya mengandalkan kunci stang bawaan pabrik. Motor tetap harus dikunci ganda. Jika perlu, pasang kunci cakram tambahan dan pasang alarm. Langkah kecil itu sangat efektif menggagalkan niat pelaku kejahatan. Ini demi kebaikan dan keamanan kita bersama,” pungkasnya menutup komando.
Sampai berita ini diturunkan, Tim Antibandit Unit Reskrim Polsek Gubeng menegaskan akan terus melakukan pelacakan, pengembangan jaringan, dan perburuan terhadap para pelaku curanmor yang nekat mengusik kondusifitas wilayah hukum Surabaya.
Kontributor: Andre Sby
Editor: Redaksi
