BONGKAR KASUS NEKROFILIA SADIS DI PROBOLINGGO! Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita Asal Bantaran Dijerat Tali, Mayatnya Disetubuhi Bergilir Sebelum Diceburkan ke Sumur!
PROBOLINGGO|BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Tabir misteri penemuan sesosok jasad wanita tanpa busana di dalam sumur irigasi Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, akhirnya berhasil dibongkar total oleh jajaran Satreskrim Polres Probolinggo.
Di luar batas nalar dan benar-benar biadab! Kasus ini tercatat sebagai salah satu pembunuhan berencana paling sadis dan mengerikan tahun ini. Bagaimana tidak, dua orang pelaku yang berhasil diringkus, yakni RF (26) dan HM (19), tidak hanya tega menghabisi nyawa korban, namun mereka juga nekat melampiaskan nafsu setannya dengan menyetubuhi jenazah korban secara bergantian sebelum akhirnya diceburkan ke dasar sumur.
Kronologi Jebakan Maut via Aplikasi Kencan
Berdasarkan data dan fakta yang berhasil dihimpun oleh tim investigasi di lapangan, peristiwa berdarah ini bermula dari perkenalan korban yang merupakan warga asal Kecamatan Bantaran dengan pelaku RF melalui sebuah aplikasi kencan online.
Berikut adalah rentetan aksi keji kedua pelaku yang berhasil diungkap pihak kepolisian:
Pancingan Pertemuan: Pada Sabtu (30/5), pelaku RF mengajak korban untuk bertemu. Korban yang datang seorang diri tanpa curiga sedikit pun, langsung digiring oleh RF bersama temannya, HM, menuju ke lokasi yang sepi di kawasan sumur irigasi Desa Alassumur Kulon.
Eksekusi Sadis: Sesampainya di lokasi, dengan dalih hendak buang air kecil, RF menghentikan sepeda motornya. Tanpa aba-aba, pelaku langsung menjerat leher korban menggunakan tali tampar dengan sangat kuat hingga korban tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP). Jasad korban kemudian disembunyikan sementara di area kebun pisang.
Aksi Nekrofilia Bergilir: Setelah mengeksekusi korban, kedua pelaku sempat pulang untuk membakar bodi sepeda motor korban guna menghilangkan jejak. Namun, sekitar pukul 23.00 WIB, kedua pelaku kembali lagi ke kebun pisang tersebut. Bukannya merasa berdosa, di sinilah kebejatan moral mereka memuncak. Pelaku menelanjangi mayat korban dan secara bergantian menyetubuhi jasad yang sudah kaku tersebut.
Buang Jasad ke Sumur: Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, kedua pelaku melempar jasad tanpa busana tersebut ke dalam sumur irigasi. Pakaian korban dibakar di tempat terpisah, sementara handphone serta sisa kerangka motor korban dibuang ke sungai demi mengelabui petugas.
Ultimatum Kapolres: Ancaman Hukuman Mati!
Dalam konferensi pers yang digelar di mapolres setempat, pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh kedua tersangka merupakan kejahatan yang tergolong sangat rapi dan berdarah dingin.
“Perbuatan tersangka ini sudah direncanakan secara matang. Mereka juga melakukan berbagai upaya terstruktur untuk menghilangkan barang bukti di beberapa tempat berbeda. Berdasarkan pasal pembunuhan berencana, kedua tersangka diancam dengan pidana mati atau penjara seumur hidup,” tegas Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif saat rilis resmi, Sabtu (4/7).
Himbauan Redaksi BUSER MEDIA INVESTIGASI
Kasus memilukan ini menjadi alarm sekaligus peringatan super keras bagi seluruh masyarakat, khususnya kaum wanita, agar lebih waspada dan tidak mudah percaya dengan orang yang baru dikenal melalui aplikasi kencan daring maupun media sosial. Jangan sampai kepolosan kita justru menjadi umpan empuk bagi para predator berdarah dingin yang berkeliaran di dunia maya.
Saat ini, kedua pelaku beserta sejumlah barang bukti telah diamankan di Mapolres Probolinggo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut demi mempertanggungjawabkan perbuatan biadab mereka di hadapan meja hijau.
Pewarta: Tim Investigasi
Editor: Redaksi
