BREAKING NEWS

DPRD Gresik Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Wongso Negoro Tegaskan Pentingnya Jaminan Sosial Demi Keselamatan dan Hak Para Pekerja

GRESIK || BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID
Langkah nyata dalam mengawal hak-hak rakyat kecil dan para pekerja terus digelorakan di wilayah hukum Kabupaten Gresik. Bertempat di Jalan Sudirohusodo, Perum Grand Verona Regency Blok A No. 1, Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi krusial mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan pada Jumat (03/07/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

​Hadir langsung dalam agenda penting tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Gresik, Wongso Negoro, S.E., S.H., M.Si., bersama narasumber handal Dr. H. Ali Mukti, M.Si., (DPR RI) serta tokoh masyarakat yang dikenal vokal mengawal aspirasi warga, Ainul Yaqin. Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat proteksi hukum, keselamatan, serta kesejahteraan para pekerja di sektor formal maupun informal.

​Dalam orasinya di hadapan para peserta, legislator kawakan Wongso Negoro, S.E., S.H., M.Si., mengimbau dengan tegas agar seluruh lapisan masyarakat memahami regulasi perlindungan kerja. Menurutnya, pemahaman yang matang akan memberikan kepastian hukum bagi pekerja saat dihadapkan pada risiko yang tidak terduga di lapangan.

​"Kegiatan ini kita harapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat mengenai pentingnya jaminan keselamatan dan kesejahteraan dalam bekerja. Perlindungan kerja bukan formalitas, melainkan kepastian hukum yang harus dimiliki setiap pekerja demi masa depan keluarganya. Mari manfaatkan ruang diskusi ini dengan narasumber," tegas Wongso Negoro saat dikonfirmasi oleh tim redaksi.

​Senada dengan hal tersebut, Tokoh Masyarakat Gresik, Ainul Yaqin, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang dibangun bersama BPJS Ketenagakerjaan. Dirinya menilai edukasi seperti ini adalah bentuk kehadiran nyata dalam mengawal hak konstitusional para pekerja. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi Dr. H. Ali Mukti yang tetap menyempatkan hadir mengedukasi warga di tengah padatnya jadwal kerja.

Soroti Risiko Nyata Pekerja: Contoh Kasus Tragedi Sengatan Listrik di Ponorogo

​Memasuki sesi pemaparan materi, Dr. H. Ali Mukti, M.Si., mengupas tuntas fakta di lapangan bahwa risiko kerja sering kali datang tiba-tiba tanpa bisa diprediksi. Sebagai bukti nyata, ia membeberkan sebuah insiden tragis yang menimpa seorang pekerja di Kabupaten Ponorogo yang meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat tengah mengais rezeki.

​Beruntung, karena yang bersangkutan tercatat aktif sebagai peserta, pihak keluarga (ahli waris) langsung mendapatkan haknya berupa santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp125 juta.

​"Risiko di lapangan itu nyata dan bisa terjadi kapan saja. Melalui program BPJS Ketenagakerjaan ini, ketika musibah terburuk terjadi, keluarga yang ditinggalkan tidak terlantar dan tetap memiliki harapan serta modal finansial untuk melanjutkan kehidupan," ungkap Dr. Ali Mukti secara transparan.

​Di akhir acara, Dr. Ali Mukti didampingi tokoh yang hadir menyerukan agar seluruh pekerja mandiri (informal) seperti petani, pedagang, maupun pengemudi ojek, untuk segera mendaftarkan diri. Pasalnya, dengan nilai iuran yang sangat terjangkau, proteksi dan manfaat hukum yang didapatkan sangatlah besar.

​Melalui pantauan langsung tim investigasi di lokasi, jalannya sosialisasi ini disambut antusias oleh warga. Diharapkan pasca-kegiatan ini, angka kepesertaan jaminan sosial di wilayah Gresik meningkat tajam demi terciptanya iklim kerja yang aman, terlindungi, dan sejahtera secara menyeluruh.

​(Tim Redaksi / Investigasi)

Posting Komentar